11 Reasons to Explore Islam

Ismail R. Al-Faruqi

Within Islam it is both legitimate and right to ask the question: “Why Islam?” Every tenet in Islam is subject to analysis and contention. No other religion is willing to subject its basic fundamentals of faith to such questioning. For example, Saint Thomas Aquinas, the most rational of Christian theologians, stopped the use of reason when it came to the basic fundamentals of Christian faith. He then tried to justify faith. So to ask “why Christianity?” is an illegitimate question. However, Allah invites the question as to “why Islam?”.

1. Rational System

Islam is also a rational system which not only allows questions but raises knowledge to a new level of dignity and respect. No other religion has exalted knowledge and its pursuit, as has Islam. In fact, for the first time in human history, a religious book invited people to question the creation of the universe and stated that in it (the universe) were signs for people of knowledge. Everything in Islam is subject to rational pursuit.

Islam has only forbidden the questioning of one thing and this is something which reason cannot handle. However, this does not imply an anti-intellectual attitude. The only thing which Islam has said is not within the capacity of the human mind to question is the essence (dhat) of God. This will always escape a person, as He, Allah, is transcendent. However, His will, His purpose, His works, His intentions and His effects can be known. Baca entri selengkapnya »

Iklan

8 ways of approaching the Quran with purity of intention

1 Read the Quran with no purpose other than to receive guidance from your Lord, to come nearer to Him, and to seek His good pleasure.

What you get from the Quran depends on what you come to it for. Your intention and purpose is crucial. Certainly the Quran has come to guide you, but you may also go astray by reading it should you approach it for impure purposes and wrong motives.

Thereby He causes many to go astray, and thereby He guides many; but thereby He causes none to go astray save the iniquitous (al-Baqarah 2:26).

The Quran is the word of God; it therefore requires as much exclusiveness of intention and purity of purpose as does worshipping and serving Him.

2 Do not read it merely for intellectual pursuit and pleasure; even though you must apply your intellect to the full to the task of understanding the Quran. So many people spend a lifetime in studying the language, style, history, geography, law and ethics of the Quran, and yet their lives remain untouched by its message. The Quran frequently refers to people who have knowledge but do not derive benefit from it.

3 Nor should you come to the Quran with the fixed intention of finding support for your own views, notions and doctrines. For if you do, you may, then, hear an echo of your own voice in it, and not that of God. It is this approach to the understanding and interpreting of the Quran that the Prophet, blessings and peace be on him, has condemned.

4 Nothing could be more unfortunate than to use the Quran to secure, for your own person, worldly things such as name, esteem, status, fame or money. You may get them, but you will surely be bartering away a priceless treasure for nothing, indeed even incurring eternal loss and ruin. Baca entri selengkapnya »

Barang Sehari-hari yang Bisa Memicu Penyakit Serius

Mungkin banyak orang yang tidak menyangka bahwa barang-barang sehari-hari yang biasa Anda gunakan dapat menjadi bom waktu pemicu penyakit serius seperti jantung, stroke dan alergi karena mengandung jutaan bakteri.

Asal tahu saja, barang-barang rumah tangga yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang yang nyaman bagi jutaan bakteri.

Dilansir Dailymail, Kamis (9/12/2010), berikut beberapa barang sehari-hari yang sering menjadi sarang bakteri berbahaya:

1. Sikat gigi
Penelitian menunjukkan bahwa berbagai masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung, stroke, arthritis dan infeksi kronis dapat dikaitkan dengan kehigienisan sikat gigi.

Sebuah studi oleh Manchester University menemukan bahwa sikat gigi rata-rata berisi 10 juta kuman, termasuk persentase yang tinggi dari bakteri yang berpotensi fatal seperti staphylococci, streptococcus, E. coli dan candida.

Anda tidak dapat melihat perkembangan kuman, tetapi bulu sikat yang mulai rusak bisa menjadi pelabuhan bagi bakteri. Ganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

2. Handuk mandi
Handuk mandi perlu dicuci seminggu sekali di suhu 90 derajat celsius atau lebih untuk menghilangkan staphylococcus aureus, bakteri yang dapat berpindah dari kulit ke handuk. Biasanya jinak, tapi dapat menyebabkan infeksi jika kontak dengan luka dan juga bisa hidup pada permukaan kering. Baca entri selengkapnya »

Yudhoyokarta

Pada saat Presiden Barrack Obama mengutarakan keinginannya untuk kelak bisa mengunjungi Yogyakarta bersama dengan keluarganya, mungkin ini mulai menggelitik pikiran Tuan. Ketika begitu banyak bencana, termasuk Merapi yang meninggalkan duka, dikaitkan dengan kesialan diri; mungkin Tuan mulai meradang. Orang-orang mulai bosan dengan orasi datar, air muka yang menjemukan serta pembantu-pembantu Tuan yang berlaku kayak jongos kolonial; mereka memalingkan muka dan ini bencana bagi Tuan. Negeri ini boleh hancur selebur-leburnya hingga jurang dimana setiap kata tidak lagi bisa menyelamatkan, tetapi bagi Tuan citra diri tidak boleh tergores apalagi hancur. Tuan ingin menunjukkan kepada Obama nantinya bahwa Yogyakarta adalah sebuah propinsi demokratis dalam batas-batas sempit terminologi textbook. Dengan meruntuhkan kraton Yogya Tuan ingin melarung sial, menghanyutkannya lewat Kali Progo disambut Ratu Laut Selatan. Tuan ingin mengingatkan semua orang yang berpaling bahwa Tuan tidak begitu membosankan, seperti biasa Tuan suka menimbulkan kehebohan untuk menutupi kehebohan lain yang tidak terselesaikan. Skandal Krakatau Steel butuh timbunan, Tuan mengguncang kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Baca entri selengkapnya »

Kembalikan Stamina Tubuh Anda

Bekerja lebih dari 12 jam sehari. Tidur kurang dari 8 jam setiap malamnya. Asupan makanan tidak seimbang. Stres selalu menyertai aktivitas. Jika ini semua terjadi pada Anda, hati-hati, karena bisa saja penyakit serius ada di tubuh Anda.

Tapi tak perlu khawatir menjadi seorang pekerja keras. Yang penting seimbangkan kehidupan Anda mulai sekarang. Caranya? Mudah saja, ikuti beberapa tips berikut seperti yang dilansir oleh Sheknows.

1. Rajin Berolahraga

Olahraga menjadi salah satu aktivitas yang paling malas dikerjakan oleh pekerja kantoran. Sebenarnya Anda tak perlu berolahraga layaknya seorang atlet. Cukup 15 menit saja tiga hari seminggu dan dilakukan secara rutin!.

Biasakan seusai bangun tidur di pagi hari, lakukan peregangan di halaman rumah atau balkon apartemen Anda. Peregangan penting untuk melemaskan otot Anda. Lalu hiruplah udara segar di pagi hari dalam-dalam. Udara pagi yang belum terkontaminasi polusi cukup baik untuk melancarkan metabolisme tubuh.

Lalu jika Anda sudah tiba di kantor, coba tidak menaiki lift. Gunakan tangga darurat dari lantai dasar menuju ruangan Anda. Rajin naik tangga akan menyehatkan jantung, memperlancar aliran darah dan membuat tungkai menjadi lebih kokoh. Cukup naik tangga sebanyak 3-6 lantai saja, jika rutin rasakan manfaatnya. Tapi sebelumnya tanyakan ke pengelola gedung apakah tangga darurat di gedung tempat Anda berkantor memungkinkan untuk digunakan selain dalam keadaan darurat.

Lari atau bersepeda adalah olahraga paling murah namun efeknya dahsyat. Jika rutin dilakukan, selain sehat, berat tubuh Anda bisa turun. Cobalah seminggu sekali bersepeda ke kantor, seperti yang semakin banyak dilakukan oleh para pekerja kantoran di Jakarta. Selain membakar lemak, bersepeda ikut membantu mengurangi polusi. Tapi perhatikan faktor keselamatan jika Anda bersepeda di kota besar. Gunakan helm, sepeda standar yang memiliki rem dan lampu pengaman, serta pastikan Anda tidak berada di jalur kendaraan bermotor.

Jika di hari kerja olahraga sulit dilakukan, gunakan akhir pekan. Pagi atau siang tak masalah. Di gym atau jogging outdoor juga sehat. Yang penting jangan lupa pemanasan agar tidak cedera dan lakukan dengan penuh kesenangan.

2. Konsumsi Suplemen

Mengonsumsi vitamin atau suplemen bisa membantu menambah stamina. Pilih suplemen yang aman dan tidak murahan. Perhatikan pula apakah Anda punya maag atau tidak. Jangan lupa lihat tanggal kadaluarsanya.

Baiknya Anda perlu berkonsutasi ke ahli gizi untuk memilih suplemen yang akan dipakai.

3. Konsumsi Kafein di Pagi dan Sore Hari

Minum kopi dan teh pada pagi dan sore hari ternyata baik. Beberapa ahli gizi di Amerika Serikat menganjurkan untuk minum secangkir kopi/teh pada pagi dan sore hari agar konsentrasi tetap terjaga dan menyegarkan pikiran.

Tapi untuk yang memiliki tekanan darah tinggi, jantung atau maag, ganti kopi Anda dengan teh.

4. Buah, Jus dan Sayur

Terlalu banyak makan steak atau ayam bakar tak baik. Kombinasikan makanan Anda dengan sayur segar dalam jumlah cukup, seperti lalapan. Sayur terutama yang berwarna hijau memiliki serat tinggi. Serat dari sayuran bagus untuk organ pencernaan manusia. Selain itu sayur membantu menangkal flu da sejumlah penyakit. Sayuran seperti brokoli, buncis, wortel atau daun-daunan tertentu sangat baik bagi tubuh.

Jangan lupa makan buah. Di pagi hari buah akan lebih bermanfaat dimakan sebelum sarapan. Buah seperti pisang atau apel baik dimakan saat pagi hari. Jus juga bisa menjadi alternatif jika Anda malas mengunyah. Perhatikan komposisi air dan buah saat hendak menjusnya. Setidaknya 70 persen untuk buah, sisanya air putih. Hindari juga gula pasir, karena buah sudah mengandung gula alami.

5. Tidur Cukup

Gunakan waktu luang Anda sebaik mungkin. Di akhir pekan Anda bisa tidur siang. Tidur siang selama dua jam bisa menyegarkan tubuh dan pikiran. Sebaiknya di malam hari usahakan tidur selama 6-8 jam. Jika ingin cepat mengantuk, Anda bisa dahulukan dengan membaca, minum susu rendah lemak atau dipijat.

Selamat mencoba!
Sumber: http://id.news.yahoo.com/yn/20101126/tls-kembalikan-stamina-tubuh-anda-692ef6f.html

Norak

Deso (baca ndeso) itulah sebutan untuk orang yang norak, kampungan, udik, shock culture, Countrified dan sejenisnya. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu yang baru dan sangat mengagumkan, maka ia merasa takjub dan sangat senang, sehingga ingin terus menikmati dan tidak ingin lepas, kalau perlu yang lebih dari itu. Kemudian ia menganggap hanya dia atau hanya segelintir orang yang baru merasakan dan mengalaminya. Maka ia mulai atraktif, memamerkan dan sekaligus mengajak orang lain untuk turut merasakan dan menikmatinya, dengan harapan orang yang diajak juga sama terkagum-kagum sama seperti dia.

Lebih dari itu ia berharap agar orang lain juga mendukung terhadap langkah-langkah untuk menikmatinya terus-menerus. Hal ini biasa, seperti saya juga sering mengalami hal demikian, tetapi kita terus berupaya untuk terus belajar dari sejarah, pengalaman orang lain, serta belajar bagaimana caranya tidak jadi orang norak, kampungan alias deso. Baca entri selengkapnya »

Amalan dan Doa Malam Idul Fitri

Syekh Thusi berkata, “Mandilah di penghujung malam dan duduklah di tempat shalat Anda hingga fajar menyingsing.”
Hari Pertama
Hari ini adalah Hari Raya Idul Fitri. Amalan-amalan pada hari adalah sebagai berikut:
Pertama, membaca takbir yang biasanya dibaca pada malam hari raya setelah mengerjakan shalat subuh dan shalat Hari Raya Idul Fitri.
Kedua, membaca doa yang telah diriwayatkan oleh Sayid Ibnu Thawus setelah mengerjakan shalat subuh. Doa itu dimulai dengan Allâhumma innî tawajjahtu ilaika bi Muhammadin imâmî… Menurut pendapat Syekh Thusi, doa ini dibaca setelah mengerjakan shalat hari raya.
Ketiga, mengeluarkan zakat fitrah sebelum mengerjakan shalat Hari Raya Idul Fitri. Kadarnya untuk setiap kepala adalah 1 sha’ (3 kg-peny.). Pembahasan lebih detailnya dapat dilihat dalam buku-buku fikih.
Ketahuilah bahwa zakat fitrah adalah suatu kewajiban yang muakkad, syarat diterimanya puasa bulan Ramadhan, dan faktor keterjagaan kita hingga tahun mendatang. Allah telah menyebutkan zakat ini terlebih dahulu dari pelaksanaan shalat dalam ayat,
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى و ذَكَرَ اسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى‏
Sungguh beruntung orang yang telah menyucikan diri dan menyebutkan nama Tuhannya, lalu ia melaksanakan shalat
Keempat, mandi. Yang lebih utama adalah mandi di sungai. Waktunya—sebagaimana diriwayatkan oleh Syekh Thusi—adalah setelah fajar menyingsing hingga waktu pelaksanaan shalat hari raya. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Mandilah di bawah atap. Ketika engkau ingin melakukan mandi, bacalah:
اللّٰهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ وَ تَصْدِيْقًا بِكِتَابِكَ وَ اتِّبَاعَ سُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ
Ya Allah, (aku melaksanakan mandi ini) atas dasar iman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, dan mengikuti sunah Nabi-Mu, Muhammad saw.
Kemudian, bacalah bismillâh dan mandilah. Setelah selesai mandi, bacalah:
اللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ كَفَّارَةً لِذُنُوْبِيْ وَ طَهِّرْ دِيْنِيْ، اللّٰهُمَّ أَذْهِبْ عَنِّي الدَّنَسَ‏
‏Ya Allah, jadikanlah mandi ini sebagai penebus dosa-dosaku dan sucikanlah agamaku. Ya Allah, sirnakanlah segala kotoran dariku
Kelima, memakai pakaian yang baik, memakai wewangian, dan pergi ke padang terbuka untuk selain Makkah demi melaksanakan shalat hari raya di bawah langit. Baca entri selengkapnya »

Malam Al-Qadr (2)

Derajat-derajat Malam al-Qadr
Bisa disimpulkan dari sejumlah hadis bahwa ada derajat-derajat dan tingkatan-tingkatan untuk malam al-Qadr. Untuk setiap malam tersebut—yakni malam 19, 21, 23, dan 27 Ramadhan—bisa dianggap memiliki salah satu derajat yang dimaksud. Dan malam yang memiliki keistimewaan paling utama telah disebutkan dalam al-Quran setara dengan seribu bulan. Segala sesuatu telah ditetapkan di malam ini dan yang tidak akan berubah adalah malam 23 Ramadhan yang juga dikenal sebagai malam Juhanni.* Orang yang ingin agar tindakannya tepat dan pasti, lebih baik tidak tidur selama empat malam ini. Tentu saja, ada sejumlah hadis lain mengenai malam al-qadr. Tetapi, karena keabsahannya dipertanyakan, maka tidak layak untuk menjelaskan hadis-hadis tersebut di sini.

Meminta kepada Allah agar Melimpahkan Kemudahan di Malam al-Qadr
Bagi orang beriman dan menghargai ayat-ayat al-Quran dan hadis-hadis imam maksum, semestinya melakukan upaya sebaik-baiknya untuk merayakan malam-malam ini. Usaha-usaha yang diinginkan dan harus dijalankan adalah bahwa selama sepanjang tahun sebelum tibanya malam al-Qadr, ia mesti berkali-kali memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar melimpahkan kepadanya taufik untuk bisa terjaga selama malam ini; merahmatinya dengan perbuatan-perbuatan paling diakui dan dicintai; menjadikan malam itu lebih utama ketimbang seribu bulan baginya; menjadikannya sebagai orang yang paling dicintai dan paling dekat dengan-Nya selama malam tersebut; menganugerahinya dengan cinta, ilmu, kedekatan, kesatuan, keridhaan, dan izin-Nya berikut kekayaan, kebahagiaan, dan kemakmuran. Ia harus ridha atas semua pemberian sedemikian rupa dengan keyakinan bahwa setelah ini ia tidak akan pernah lagi tidak ridha dengan keputusan-Nya. Ia harus menjadikan para nabi, imam, terutama Imam Zaman (semoga Allah mempercepat kemunculannya) ridha kepadanya; dan mencurahkan hidupnya dalam kedekatan dengan-Nya, sehingga kehidupannya ditemani oleh restu insan-insan sempurna yang juga mendoakan agar ia dilimpahi karunia Ilahi demi berhasil dalam membangun ketaatan kepada Allah dan menjadikan tujuan akhirnya adalah ridha Allah Swt.
(Bersambung, insya Allah) (Dinukil dari: Puasa Lahir Puasa Batin)

Catatan
*)Abu Yahya Abd Allah bin Unais Juhanni: seorang penggembala dari kabilah Juhan sampai di depan Nabi saw dan berkata, “Wahai Nabi Allah! Saya ingin Anda memerintahkan agar selama satu malam di malam-malam Ramadhan, saya datang ke Madinah dan mendirikan shalat.” Nabi saw memanggilnya pada malam 23 Ramadhan. Oleh karena ini, malam ini terkenal dengan sebutan malam Juhanni (Bihâr al-Anwâr, jil.99, hal.20; Usud al-Ghabah, jil.3, hal.20

Malam Al-Qadr (1)

SALAH satu hal paling penting di bulan ini adalah malam kekuasaan (lailat al-qadr)—malam yang lebih utama ketimbang seribu bulan, seribu bulan jihad, seribu bulan kekuasaan. Ibadah di malam tersebut lebih utama ketimbang seribu bulan ibadah (sebagaimana telah dijelaskan dalam hadis-hadis, sesungguhnya, malam al-qadr adalah malam yang sangat berharga dan khusus). Sesuai dengan tafsiran al-Quran ia merupakan malam yang sangat menjanjikan dan baik. Sebagaimana disimpulkan dari berbagai hadis, di malam ini rezeki dan usia para hamba, baik dan buruknya urusan mereka, ditetapkan Allah Swt. Al-Quran suci diturunkan di malam ini, begitu pula para malaikat, semuanya diturunkan ke bumi. Ketika melewati majelis kaum mukmin, mereka menyampaikan shalawat dan pujian kepada mukminin tersebut sambil terus memperhatikan serta menjaga shalat dan doa mereka sampai terbit fajar.
Diriwayatkan pula bahwa selama malam tersebut, semua doa diterima. Tidak satu pun doa yang tak terjawab melainkan hal berikut: (i) anak yang durhaka dan membuat orang tuanya marah; (ii) orang yang memutuskan hubungan kekerabatan dengan kerabatnya sendiri; (iii) orang yang memiliki kebencian dan balas dendam kepada seorang mukmin di dalam hatinya; (iv) orang yang mengkonsumsi alkohol.
Dalam buku al-Iqbal, ada sebuah hadis yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw bahwa: “Nabi Musa as dalam doanya berkata, ‘Ya Allah, aku ingin kedekatan dan kesatuan dengan-Mu.’ Allah menjawab, ‘Kedekatan dan kesatuan dengan-Ku milik orang yang tetap terjaga selama malam al-Qadr.’ Nabi Musa as berkata, ‘Ya Allah, aku ingin rahmat dan ampunan-Mu.’ Allah menjawab, ‘Rahmat-Ku milik orang yang menyantuni orang miskin di malam al-Qadr.’ Nabi Musa as berkata, ‘Ya Allah, aku ingin melewati jembatan shirâth al-mustaqîm dengan selamat.’ Allah menjawab, ‘Keamanan dalam melewati jembatan shirâth milik orang yang membayar sedekah di malam al-Qadr.’ Nabi Musa as berkata, ‘Ya Allah, aku ingin buah dan pohon surga.’ Allah menjawab, ‘Keduanya itu milik orang yang tidak lupa mengingat dan memuji-Ku di malam al-Qadr.’ Nabi Musa as berkata, ‘Ya Allah, aku ingin mendapatkan ridha dan izin-Mu.’ Allah menjawab, ‘Ridha dan izinku milik orang yang melakukan shalat dua rakaat di malam al-Qadr.’”
Dalam buku yang sama, al-Iqbal, diriwayatkan dari Nabi saw, “Di malam al-Qadr, pintu-pintu langit dibuka. Tidak ada yang didapatkan oleh seorang hamba yang menunaikan shalat di malam ini melainkan Allah menanamkan pohon di surga untuk setiap sujudnya—pohon yang cabangnya dan naungannya sedemikian besar sehingga apabila seorang pengelana berjalan selama seratus tahun melalui naungannya ia belum bisa melewatinya. Bagi setiap rakaat akan dibangunkan satu rumah untuknya di surga, rumah yang dihiasi dan dibangun dengan mutiara-mutiara, topas, dan permata rubi. Untuk setiap ayat yang dibacanya, dibuatkan sebuah mahkota dari mahkota-mahkota surga. Untuk setiap tasbihnya, dijadikan seekor burung dari burung-burung surga. Untuk setiap duduknya [dalam shalat] diberikan satu derajat dari derajat-derajat surga. Untuk setiap tasyahud, dibangunkan sebuah kamar dari kamar-kamar surga. Dan untuk setiap salam, dijadikan sehelai jubah dari jubah-jubah surga. Semua itu akan dikaruniakan Allah kepadanya. Dan di waktu fajar, para sahabat, yang muda-muda dan bersahabat; yaitu bidadari-bidadari surga—yang suci dan menawan, hamba yang taat dan berpakaian bagus; kuda-kuda—yang paling jinak dan berlari cepat; bunga-bunga; tumbuh-tumbuhan hijau dan bau-bau yang harum, arus sungai yang mengalir menawan, serta karunia-karunia lainnya yang menyenangkan jiwa dan mencerahkan mata, juga akan diberikan Allah kepadanya.” (Bersambung, insya Allah)

Dinukil dari: Puasa Lahir Puasa Batin, Ayt. Maliki Tabrizi, (Penerbit Al-Huda).

Amalan Nishfu Syaban

Pertama: Mandi sunnah, manfaatnya agar dosa-dosa kita diringankan oleh Allah Swt.
Kedua: Menghidupkan malam ini dengan shalawat, doa dan istighfar.
Ketiga: Ziarah atau membaca doa ziarah kepada Imam Husain cucu Rasulullah saw. Ziarah ini merupakan amalan yang paling utama pada malam Nishfu Sya’ban dan menjadi penyebab dosa-dosa diampuni.
Dalam suatu hadis disebutkan, “Barangsiapa yang ingin berjabatan tangan dengan ruh para Nabi, maka hendaknya berziarah kepada Al-Husain (as) malam ini.”
Ziarah yang paling singkat mengucapkan salam kepadanya, yaitu:
اَلسَّلامُ عَلَيْكَ يا اَبا عَبْدِ اللهِ، السَّلامُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاتُهُ
Assalâmu’alaika yâ Abâ ‘Abdillâh, assalâmu’aika wa rahmatullâhi wa barakâtuh.
Salam atasmu wahai Aba Abdillah, semoga rahmat dan keberkahan Allah tercurahkan padamu.
Keempat: Membaca shalawat yang dibaca setiap matahari tergelincir.
Kelima: Membaca doa Kumail.
Keenam: Membaca zikir berikut, masing-masing (100 kali), agar Allah mengampuni dosa-dosa yang lalu dan memperkenankan hajat-hajat dunia dan akhirat:
Subhânallâh
Alhamdulillâh
La ilâha illallâh
Allâhu Akbar
Ketujuh: Melakukan shalat dua rakaat setelah isya’. Rakaat pertama membaca surat Fatihah dan surat Al-Kafirun (sekali), rakaat kedua membaca Fatihah dan surat Al-Ikhlash (sekali). Kemudian setelah salam membaca zikir berikut masing-masing (33 kali):
Subhânallâh
Alhamdulillâh
Allâhu Akbar
Kemudian membaca doa keempat, lihat di bagian doa-doa di malam Nishfu Sya’ban.
Kemudian sujud sambil membaca zikir berikut:
Yâ Rabbi (20 kali)
Yâ Allâh (7 kali)
Lâ hawla wa lâ quwwata illâ billâh (7 kali)
Mâ syâa Allâh (10 kali)
Lâ quwwata illâ billâh (10 kali)
Kemudian membaca shalawat kepada Nabi dan keluarganya, lalu sampaikan hajat yang diinginkan, niscaya Allah memenuhinya dengan kemuliaan dan karunia-Nya.
Kedelapan: Membaca doa pada dini hari, doa kelima, lihat di bagian doa-doa pada malam Nishfu Sya’ban.
(Sumber: syamsuri149.wordpress.com/2008/08/05/amalan-malam-nishfu-sya’ban/#comment-2231)

« Older entries