Wilayatul Faqih Sistem Paling Kokoh

Ayatullah Muhammad Taqi Misbah Yazdi sebagai seorang ulama kenamaan kota Qom, Iran, memberikan kesempatan untuk berbagai pengalaman dan wejangan kepada pelajar-pelajar agama baru. Dalam suatu kesempatan, ia melakukan kunjungan ke Jamiah Al-Zahra as di kota Qom, Iran, dan melakukan pertemuan dengan para pelajar putri yang aktif di pusat pendidikan internasional.
Tema orasi yang disampaikan pada kesempatan ini berkisar seputar sistem pemerintahan Islam yang termanifestan pada masa kita sekarang ini dalam sistem Wilayatul Faqih.
“Berkah-berkah Ilahi yang telah turun kepada umat manusia di masa kini belum pernah turun kepada umat-umat sebelum ini. Malah sebagian nikmat Ilahi ini tidak pernah ada sebelum ini,” ujarnya membuka orasi.

“Tetapi di samping seluruh kenikmatan besar ini, juga tersedia faktor-faktor dan penyebab ketergelinciran dan penyelewengan yang belum pernah ada di sepanjang sejarah umat manusia. Faktor-faktor ini sekarang dapat diperoleh oleh siapa saja dengan sangat mudah,” ungkapnya melanjutkan.

Faktor-faktor satanis, begitu lanjutnya, telah saling bergandengan tangan guna melemahkan iman dan nilai-nilai Ilahi kita. “Peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, khususnya pasca peristiwa fitnah tahun lalu, merupakan peristiwa-peristiwa yang sangat rumit dan halus. Seluruhnya telah didesain untuk memusnahkan Islam,” tandasnya.

Menurut penilaiannya, sekarang ini, medan perang untuk melawan Islam dan Mazhab Syiah telah dibentuk. Jika Perang Iran-Irak selama 8 tahun yang musuh didukung oleh seluruh adidaya Timur dan Barat merupakan peristiwa dahsyat yang tak tertandingi, maka perang kebudayaan yang memang telah dimulai dari semenjak kemenangan Revolusi Islam Iran juga merupakan peristiwa yang minim tandingan. Pihak musuh memanfaatkan seluruh fasilitas mereka untuk melemahkan keyakinan masyarakat kita.

Ayatullah Misbah Yazdi mengingatkan, sekarang ini, pria dan wanita yang memiliki kemampuan untuk melawan perang lunak yang telah dilancarkan oleh musuh ini wajib untuk melawan perang ini.

Aliran-aliran pemikiran yang menyeleweng, menurut Kepala Pusat Riset dan Pendidikan Imam Khomeini ra ini, tidak hanya terbatas pada bentuk dan tipe-tipe tertentu. Aliran-aliran ini memiliki bentuk dan tipe yang beraneka ragam.

“Untuk melawan aliran ini, seharusnya ada faktor-faktor tertentu yang tidak hanya mematikan efek-efek pemikiran seperti ini, tapi faktor-faktor ini juga bisa memperkuat pemikiran dan pondasi yang benar. Tapi, sangat disayangkan, di satu-satunya negara Islam yang telah mampu bertahan selama 32 tahun ini, kita masih menyaksikan banyak kekurangan. Apalagi di negara-negara lain yang hanya dihuni oleh muslimin,” tukasnya mengeluhkan.

Salah satu masalah yang masih menjadi sebuah syubhah besar, sekalipn kemenangan Revolusi Islam Iran telah berlalu puluhan tahun, adalah masalah Wilayatul Faqih. Hal ini juga masih dilontarkan oleh sebagian mereka yang memiliki pengetahuan mapan dalam bidang agama.

“Wilayatul Faqih dengan bentuknya sekarang ini belum pernah terjadi di sepanjang sejarah kehidupan umat manusia. Pada masa sekarang ini, sistem ini telah berubah menjadi duri tajam di mata musuh Islam,” ujarnya.

Cara terbaik untuk menguasai seluruh negara di dunia ini, menurut guru akhlak Hauzah Ilmiah Qom ini, adalah menaburkan benih perpecahan di tengah negara-negara ini. Tapi, Wilayatul Faqih menjadi tali pemersatu masyarakat dan memfokuskan seluruh kekuatan dalam satu titik. “Menurut pengakuan musuh Islam sendiri, pemimpin dunia yang paling kuat adalah Wali Faqih dalam Republik Islam Iran,” tukasnya.

Seluruh kemajuan di segala bidang spiritual, industri, dan sains sangat berutang budi kepada Wilayatul Faqih. “Ini adalah sebuah nikmat Ilahi yang sangat besar bagi negara kita. Satu-satunya pencegah perpecahan di tengah masyarakat adalah kekuatan sentral yang diyakini oleh seluruh masyarakat lantaran keyakinan agama mereka ini. Sayangnya, hingga kini, sistem ini belum menemukan posisi yang sebenarnya,” ujarnya menyayangkan. (Sumber: http://www.shabestan.net/id/pages/?cid=5573)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: