Sudah Hampir Delapan Tahun

Oleh: Cahya Sumirat

Sudah hampir delapan tahun,
Kuikuti upacara perkabungan tentang kesyahidanmu,
Sudah banyak pula tanya yang tak mampu kujawab,
Selalu terhenti pada gulana.

Sudah hampir delapan tahun,
Kududuk mendengar kisah kesyahidanmu dengan para pecinta tahunanmu,
Lewat seorang pencerita yang suarakan kepedihan deritamu,
Tak mampu juga tumbuhkan jiwa ksatria di dada.

Sudah hampir delapan tahun,
Kulihat pencerita tahunan tentangmu itu duduk di mimbar dan tanggal yang sama,
Hantarkan penggalan-penggalan kisah heroikmu sejak Madinah hingga Karbala,
Semua hanya tersisa di mimbar belaka.

Sudah hampir delapan tahun,
Kujadi pemukul dada dari sayap kiri hingga di dekat pembicara,
Ajak peserta sampaikan maktam sebagai belasungkawa atasmu, Pangeran Syuhada,
Tapi semua itu tak mampu ciptakan suasana duka yang baka,
Karena esoknya aku kembali tertawa.

Sudah hampir delapan tahun,
Selalu kutunggu Muharam dan Asyura,
Tak lebih ‘tuk penuhi syahwat ritualku,
Hanya untuk perdengarkan syair maktamku yang terbaru,
Atau perlihatkan baju hitamku yang paling mewah bahannya,
Atau pertontonkan lukisanmu di layar hapeku.

Sudah hampir delapan tahun,
Kuucap janjiku kepadamu, Husain,
Bahwa yang ingin kutambah adalah kawan,
Tetapi yang tercipta adalah lawan.
Bahwa yang ingin kutingkatkan adalah taat,
Tetapi yang terjadi adalah maksiat.
Maktamku sebatas memukul dada,
Tak mampu memukul durjana,
Sajakku sebatas kumpulan kata dan kalimat,
Tapi tak mampu jadikan jiwa ‘tuk terpikat.
Kidung dukaku sebatas nyanyian,
Tak mampu pompa semangat perjuangan,
Maktalku sebatas cerita lontaran tombak dan panah
Tak mampu hidupkan etos jerih payah.

Sudah hampir delapan tahun,
Kuikuti upacara perkabunganmu,
Semuanya berhenti di kerongkongan,
Tak lahirkan teladan pada lingkungan.

7-1-2005

Sumber: http://ejajufri.wordpress.com/2010/12/11/sudah-hampir-delapan-tahun/

Iklan

8 ways of approaching the Quran with purity of intention

1 Read the Quran with no purpose other than to receive guidance from your Lord, to come nearer to Him, and to seek His good pleasure.

What you get from the Quran depends on what you come to it for. Your intention and purpose is crucial. Certainly the Quran has come to guide you, but you may also go astray by reading it should you approach it for impure purposes and wrong motives.

Thereby He causes many to go astray, and thereby He guides many; but thereby He causes none to go astray save the iniquitous (al-Baqarah 2:26).

The Quran is the word of God; it therefore requires as much exclusiveness of intention and purity of purpose as does worshipping and serving Him.

2 Do not read it merely for intellectual pursuit and pleasure; even though you must apply your intellect to the full to the task of understanding the Quran. So many people spend a lifetime in studying the language, style, history, geography, law and ethics of the Quran, and yet their lives remain untouched by its message. The Quran frequently refers to people who have knowledge but do not derive benefit from it.

3 Nor should you come to the Quran with the fixed intention of finding support for your own views, notions and doctrines. For if you do, you may, then, hear an echo of your own voice in it, and not that of God. It is this approach to the understanding and interpreting of the Quran that the Prophet, blessings and peace be on him, has condemned.

4 Nothing could be more unfortunate than to use the Quran to secure, for your own person, worldly things such as name, esteem, status, fame or money. You may get them, but you will surely be bartering away a priceless treasure for nothing, indeed even incurring eternal loss and ruin. Baca entri selengkapnya »

Barang Sehari-hari yang Bisa Memicu Penyakit Serius

Mungkin banyak orang yang tidak menyangka bahwa barang-barang sehari-hari yang biasa Anda gunakan dapat menjadi bom waktu pemicu penyakit serius seperti jantung, stroke dan alergi karena mengandung jutaan bakteri.

Asal tahu saja, barang-barang rumah tangga yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang yang nyaman bagi jutaan bakteri.

Dilansir Dailymail, Kamis (9/12/2010), berikut beberapa barang sehari-hari yang sering menjadi sarang bakteri berbahaya:

1. Sikat gigi
Penelitian menunjukkan bahwa berbagai masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung, stroke, arthritis dan infeksi kronis dapat dikaitkan dengan kehigienisan sikat gigi.

Sebuah studi oleh Manchester University menemukan bahwa sikat gigi rata-rata berisi 10 juta kuman, termasuk persentase yang tinggi dari bakteri yang berpotensi fatal seperti staphylococci, streptococcus, E. coli dan candida.

Anda tidak dapat melihat perkembangan kuman, tetapi bulu sikat yang mulai rusak bisa menjadi pelabuhan bagi bakteri. Ganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali.

2. Handuk mandi
Handuk mandi perlu dicuci seminggu sekali di suhu 90 derajat celsius atau lebih untuk menghilangkan staphylococcus aureus, bakteri yang dapat berpindah dari kulit ke handuk. Biasanya jinak, tapi dapat menyebabkan infeksi jika kontak dengan luka dan juga bisa hidup pada permukaan kering. Baca entri selengkapnya »

Yudhoyokarta

Pada saat Presiden Barrack Obama mengutarakan keinginannya untuk kelak bisa mengunjungi Yogyakarta bersama dengan keluarganya, mungkin ini mulai menggelitik pikiran Tuan. Ketika begitu banyak bencana, termasuk Merapi yang meninggalkan duka, dikaitkan dengan kesialan diri; mungkin Tuan mulai meradang. Orang-orang mulai bosan dengan orasi datar, air muka yang menjemukan serta pembantu-pembantu Tuan yang berlaku kayak jongos kolonial; mereka memalingkan muka dan ini bencana bagi Tuan. Negeri ini boleh hancur selebur-leburnya hingga jurang dimana setiap kata tidak lagi bisa menyelamatkan, tetapi bagi Tuan citra diri tidak boleh tergores apalagi hancur. Tuan ingin menunjukkan kepada Obama nantinya bahwa Yogyakarta adalah sebuah propinsi demokratis dalam batas-batas sempit terminologi textbook. Dengan meruntuhkan kraton Yogya Tuan ingin melarung sial, menghanyutkannya lewat Kali Progo disambut Ratu Laut Selatan. Tuan ingin mengingatkan semua orang yang berpaling bahwa Tuan tidak begitu membosankan, seperti biasa Tuan suka menimbulkan kehebohan untuk menutupi kehebohan lain yang tidak terselesaikan. Skandal Krakatau Steel butuh timbunan, Tuan mengguncang kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Baca entri selengkapnya »

Posisi Wilâyah

Dalam sebuah riwayat disebutkan, “Kalau ada seseorang bangun shalat malam dan puasa di siang harinya dan bersedekah dengan seluruh hartanya dan selalu melaksanakan haji, tapi ia tidak mengenal wilâyah wali Allah yang harus ia ikuti, maka semua amalnya tidak akan dihargai oleh Allah Swt dan ia juga bukan ahli iman.”
Selama manusia tidak mengenal walinya, ia tidak akan bisa bertauhid. Tauhid harus dipelajari dari Imam Husain as; yang menyerahkan semua wujudnya untuk jalan hak; yang menunaikan shalat mikraj. Mereka yang mengatakan cukup saja al-Quran mengira bahwa menjadi khalifah adalah mengambil kekuasaan. Apakah para khalifah bisa melakukan ibadah seorang nabi atau shalat dan puasa seorang nabi? Apakah bisa ia menjadi seorang ahli tauhid sejati hanya dalam satu waktu atau saat-saat melaksanakan ibadah secara ikhlas?
Karena itulah maqam para peziarah pusara Imam Husain as lebih mulia dibandingkan maqam para peziarah Ka`bah. Mungkin ada bermilyar-milyar manusia yang berkunjung ke rumah Allah, tetapi ia tidak bisa menemukan Imam Husain as. Seorang peziarah Imam Husain memang harus mendapatkan maqam seperti itu dan ini bukanlah asal-asalan melainkan sebuah fakta. Doa akan dikabulkan di makam para imam. Ini bukanlah syiar. Lihatlah dan perhatikan orang-orang yang mengambil syafaat dari turbah Imam Husain as. Walaupun seorang dokter mengatakan tanah itu berbahaya bagi manusia, tetapi tanah dekat kuburan Imam Husain as bisa menyembuhkan setiap luka. Mungkin keistimewaan ini hanya khusus untuk makam Imam Husain as, karena makam Rasulullah saw tidak dikenal punya khasiat seperti itu.
(Bahauddini, Tangga-tangga Langit, Jakarta: Al-Huda, hal.)

Muharam (1)

Seorang teman menghubungiku dan menanyakan apa refleksiku mengenal muharam yang sebentar lagi akan disambut oleh kaum Muslim. Bagi kami, menyambut Muharam berarti menyambut bulan kesyahidan Imam Husain bin Ali. Artinya, alih-alih kami merayakannya dengan suka cita kedatangan awal bulan Islam ini, kami menyedihi bulan ini. Sebab, di bulan inilah pada tahun 61 H, tepatnya tanggal 10 Muharam, Imam Husain menemui kesyahidannya.
Sayangnya, sejauh ini yang ada dalam pikiranku, refleksi itu tidak muncul. Aku merasa kosong dari apa yang bisa kupersembahkan kepada al-Husain. Sedih, karena tak merasa ada duka yang memuncak dalam dada ini. Aku diliputi oleh kebingungan dan kedukaanku atas segala kekuranganku. Aku sedih tak mampu untuk membiayai, hatta untuk cukup, keluargaku. Aku kira aku sangat egois karena kesedihanku hanya berkisar pada ketakmampuanku menghidupi keluargaku. Tapi bagaimana dengan al-Husain.
Memang tempo hari sewaktu menutup pengajian dengan kedua putraku, aku memesankan kepada mereka agar menjelang Muharam ini, hendaknya mereka (dan tentunya yang dimaksud adalah kami) mengurangi aktivitas yang sifatnya hura-hura. Kuingatkan kepada mereka untuk sering-sering berziarah kepada Imam Husain meski dengan jarak jauh.
Tapi, itu aku rasa tak cukup. Bahkan aku merasa basa-basi.
Ketakutanku bukan karena apakah wuduku sudah beres, salatku sudah sah, taharahku sudah bebas syubhat dan sebagainya yang justru menjadi kawan akrabku di kuburan kelak.
Ya Husain, jujur aku padamu, jangan sampai segala kekuranganku mengalahkan cinta ini kepadamu. Aku tahu cinta ini begini minim, namun aku percaya bahwa itu bisa menjadi modal bagiku menghadapmu.
Ya Husain, bisikkanlah kepada keluargaku dan aku sendiri, dunia hanyalah sementara sehingga kesulitannya bukanlah akhir segalanya.
Ya Husain, demimu, tanamkan terus cinta kepada seluruh pengikutmu agar mereka saling mencintai Sang Mahacinta sehingga cinta mengalir dalam setiap nadi kehidupan.

UNDANGAN TERBUKA: PERINGATAN KESYAHIDAN IMAM HUSAIN BIN ALI, CUCUNDA NABI SAW

∫lm. Asyuro dengan tema “Kebangkitan Dalam Duka Untuk Membangun Indonesia”
Insya ΛLLΛH akan diadakan pada hari Kamis tgl 10 Muharam 1432 H (16/12) di Balai Samudra, Jl. Boulevard Barat ‎​№ 1, Kelapa Gading.
Jam 11:30 s/d selesai Donor Darah.
Jam 13:00 – 16:00, Peringatan Asyuro.
Ceramah: Ust Muhammad bin Alwi BSA.
Maktam: Syd A. Al-Mahdali.
Maqtal: Ust Khalid AlWalid.
Doa Ziarah: Ust Ahmad Muhajir.

Bagi yang ingin turut berpartisipasi dalam berkhidmat : BCA KCP Dewi Sartika, 2731-391-612 a/n Hasan Alaydrus & Ahmad Hidayat.

Imam Husain (S.A.) : “Hartamu akan menjadi milikmu selama kamu menafkahkannya, maka janganlah kamu menyisakannya bagi orang sesudahmu, akhirnya menjadi perbendaharaan bagi orang lain. Dan kamu akan dituntut dengan harta itu di hari perhitungannya. Ketahuilah bahwasanya kamu tidak akan kekal dengannya & dia tidak akan menyelamatkanmu, maka makanlah harta itu sebelum ia memakanmu.”

Imam Ali Ridho (S.A.) : “Sesiapa pada hari Asyuro meninggalkan urusan dunia, maka ALLAH SWT akan memenuhi kebutuhan dunia dan akhiratnya. Sesiapa menjadikan hari Asyuro sebagai hari musibah, kesedihan dan hari tangis, maka ALLAH SWT akan menjadikan hari kiamat kebahagiaannya.”

Allahummal’an qotalatal Husaini ‘alayhis-salam…
Yaa ALLAH, laknatlah para pembunuh Al-Husain AS…

Semoga keberkahan & kecintaan dalam berkhidmat untuk Agama Muhammad saww & klrgnya (S.A.) akan selalu meliputi kita semua.

Labbaika Ya Husain..

Wassalam.

Kembalikan Stamina Tubuh Anda

Bekerja lebih dari 12 jam sehari. Tidur kurang dari 8 jam setiap malamnya. Asupan makanan tidak seimbang. Stres selalu menyertai aktivitas. Jika ini semua terjadi pada Anda, hati-hati, karena bisa saja penyakit serius ada di tubuh Anda.

Tapi tak perlu khawatir menjadi seorang pekerja keras. Yang penting seimbangkan kehidupan Anda mulai sekarang. Caranya? Mudah saja, ikuti beberapa tips berikut seperti yang dilansir oleh Sheknows.

1. Rajin Berolahraga

Olahraga menjadi salah satu aktivitas yang paling malas dikerjakan oleh pekerja kantoran. Sebenarnya Anda tak perlu berolahraga layaknya seorang atlet. Cukup 15 menit saja tiga hari seminggu dan dilakukan secara rutin!.

Biasakan seusai bangun tidur di pagi hari, lakukan peregangan di halaman rumah atau balkon apartemen Anda. Peregangan penting untuk melemaskan otot Anda. Lalu hiruplah udara segar di pagi hari dalam-dalam. Udara pagi yang belum terkontaminasi polusi cukup baik untuk melancarkan metabolisme tubuh.

Lalu jika Anda sudah tiba di kantor, coba tidak menaiki lift. Gunakan tangga darurat dari lantai dasar menuju ruangan Anda. Rajin naik tangga akan menyehatkan jantung, memperlancar aliran darah dan membuat tungkai menjadi lebih kokoh. Cukup naik tangga sebanyak 3-6 lantai saja, jika rutin rasakan manfaatnya. Tapi sebelumnya tanyakan ke pengelola gedung apakah tangga darurat di gedung tempat Anda berkantor memungkinkan untuk digunakan selain dalam keadaan darurat.

Lari atau bersepeda adalah olahraga paling murah namun efeknya dahsyat. Jika rutin dilakukan, selain sehat, berat tubuh Anda bisa turun. Cobalah seminggu sekali bersepeda ke kantor, seperti yang semakin banyak dilakukan oleh para pekerja kantoran di Jakarta. Selain membakar lemak, bersepeda ikut membantu mengurangi polusi. Tapi perhatikan faktor keselamatan jika Anda bersepeda di kota besar. Gunakan helm, sepeda standar yang memiliki rem dan lampu pengaman, serta pastikan Anda tidak berada di jalur kendaraan bermotor.

Jika di hari kerja olahraga sulit dilakukan, gunakan akhir pekan. Pagi atau siang tak masalah. Di gym atau jogging outdoor juga sehat. Yang penting jangan lupa pemanasan agar tidak cedera dan lakukan dengan penuh kesenangan.

2. Konsumsi Suplemen

Mengonsumsi vitamin atau suplemen bisa membantu menambah stamina. Pilih suplemen yang aman dan tidak murahan. Perhatikan pula apakah Anda punya maag atau tidak. Jangan lupa lihat tanggal kadaluarsanya.

Baiknya Anda perlu berkonsutasi ke ahli gizi untuk memilih suplemen yang akan dipakai.

3. Konsumsi Kafein di Pagi dan Sore Hari

Minum kopi dan teh pada pagi dan sore hari ternyata baik. Beberapa ahli gizi di Amerika Serikat menganjurkan untuk minum secangkir kopi/teh pada pagi dan sore hari agar konsentrasi tetap terjaga dan menyegarkan pikiran.

Tapi untuk yang memiliki tekanan darah tinggi, jantung atau maag, ganti kopi Anda dengan teh.

4. Buah, Jus dan Sayur

Terlalu banyak makan steak atau ayam bakar tak baik. Kombinasikan makanan Anda dengan sayur segar dalam jumlah cukup, seperti lalapan. Sayur terutama yang berwarna hijau memiliki serat tinggi. Serat dari sayuran bagus untuk organ pencernaan manusia. Selain itu sayur membantu menangkal flu da sejumlah penyakit. Sayuran seperti brokoli, buncis, wortel atau daun-daunan tertentu sangat baik bagi tubuh.

Jangan lupa makan buah. Di pagi hari buah akan lebih bermanfaat dimakan sebelum sarapan. Buah seperti pisang atau apel baik dimakan saat pagi hari. Jus juga bisa menjadi alternatif jika Anda malas mengunyah. Perhatikan komposisi air dan buah saat hendak menjusnya. Setidaknya 70 persen untuk buah, sisanya air putih. Hindari juga gula pasir, karena buah sudah mengandung gula alami.

5. Tidur Cukup

Gunakan waktu luang Anda sebaik mungkin. Di akhir pekan Anda bisa tidur siang. Tidur siang selama dua jam bisa menyegarkan tubuh dan pikiran. Sebaiknya di malam hari usahakan tidur selama 6-8 jam. Jika ingin cepat mengantuk, Anda bisa dahulukan dengan membaca, minum susu rendah lemak atau dipijat.

Selamat mencoba!
Sumber: http://id.news.yahoo.com/yn/20101126/tls-kembalikan-stamina-tubuh-anda-692ef6f.html