DOSA-DOSA BESAR DAN DOSA-DOSA KECIL (V)

Jenis-jenis Ketakwaan Menurut Allamah Majilisi
Menurut Allamah Majlisi ra, ada empat jenis takwa:
1. Wara-e Ta’biri, yakni menjauhi dari hal-hal yang diharamkan.
2. Wara-e Shalihîn, yakni menjauhi dari hal-hal yang syubhat atau meragukan sehingga orang tidak melakukan suatu tidak melakukan perbuatan haram
3. Wara-e Muttaqîn, yakni mencegah diri dari hal-hal yang halal sehingga ia secara mutlak terlindungi dari keharaman.
4. Wara-e Shadiqîn, yakni menjauhkan diri dari segala sesuatu yang tidak bernilai agama sehingga ia tidak membuang-buang waktu pada perbuatan yang tidak ada manfaatnya, sekalipun tidak ada risiko atau celah untuk berbuat dosa.
Cinta
Menurut riwayat-riwayat, baik dari jalur Sunni maupun Syi’ah, disebutkan bahwasanya cinta itu melindungi seseorang dari menjadi budak keinginan dan setan. Ini disebabkan cinta pada pribadi agung berbuntut pada kecintaan kita pada sahabat-sahabatnya juga dan membenci musuh-musuhnya. Perkawanan dengan setan dan mengikuti keinginan buruk nafsu merupakan dua dari hambatan-hambatan terbesar dalam kecintaan seseorang pada Allah dan Ahlulbait as.
Insya Allah, para pengikut Ali, dengan rahmat cintanya akan tetap menjauh dari jalan setan. Karena itu, kecintaan (pada Ahlulbait) melindungi seseorang dari kejahatan, bukan menjadikannya cenderung pada dosa-dosa. Untuk menguraikan gagasan ini, akan disebutkan sejumlah hadis berikut. Baca entri selengkapnya »

Tentang Dua Tonggak Kehinaan, Sebagian Ciri Orang Bertakwa, dan Kejahilan Paling Besar

1. Imam Ali as : Barangsiapa yang menggabungkan kerakusan pada dunia dengan kebakhilan, ia telah menegakkan dua tonggak kehinaan. (Ghurar Al-Hikam) (19/4/2010 ; 14:31:34)
2. Imam Ali as: Ciri orang takwa menurut Imam Ali: Manthiquhum al-shawaab, wa malbasumuhum al-iqtishaad. Bicaranya benar, hidupnya sederhana (Nahjul Balaghah, Khotbah 193) (21/4/2010 ; 10:58:41)
3. Imam Ali as: Kejahilan yang paling besar ialah melawan yang kuat, bersahabat dengan ahli maksiat, dan mempercayai pengkhianat. (Ghurar Al-Hikam) (26/4/2010 ;17:40:36)

DOSA-DOSA BESAR DAN DOSA-DOSA KECIL (IV): Wilayah dan Ketaatan

Wilayat
Tidak ada satu titik keraguan bahwa orang yang memiliki wilayah Ahlulbait as berhak mendapatkan keselamatan. Sesungguhnya ia akan bersama pada nabi as dan imam maksum as. Imam Ridha as berkata, “Allah akan menghimpun syi’ah-syi’ah kami pada hari pengadilan dalam suatu kondisi sedemikian sehingga wajah-wajah mereka kemilau dengan cahaya. Argumen-argumennya menjadi nyata dan hujahnya jelas di depan Allah. Adalah wajib bagi Allah untuk menghimpunkan syi’ah-syi’ah kami dengan para nabi, para syahid, dan orang-orang yang benar pada hari keputusan. Orang-orang ini adalah sebaik-baik pengikut.” (Bihar al-Anwar) Baca entri selengkapnya »

Tentang Relasi Pahala dan Ujian, Keras Kepala dan Pertengkaran, dan Keselamatan Manusia pada Lidahnya

1. Imam Ali as: ‘ALA QADRIL BALAA YAKUUNUL JAZAA. Besarnya pahala disesuaikan dengan beratnya ujian. (Ghurar Al-Hikam) (13/4/2010; 10:44:29)
2. Imam Ali as: ALLAJJAAJ YUNTIJUL HURUUB WA YUUGHIRUL QULUUB. Keras kepala menimbulkan pertengkaran dan membangkitkan kemarahan. (Ghurar Al-Hikam) (15/4/2010; 10:44:01)
3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa aalihi: SALAAMATUL INSAAN FI HIFZHIL LISAAN. Selamatnya manusia karena menjaga lidahnya. (Bihar Al-Anwar 71: 286) (16/4/2010; 11:00:18)

Ngaji Nahjul Balaghah Bersama Imam Khamenei: Latar Belakang Kenabian [I]

DALAM pelajaran sebelumnya[1], latar-belakang pengangkatan para nabi dibahas dengan sejumlah pernyataan Imam Ali dalam Nahjul Balaghah. Pelajaran ini ditujukan untuk menyempurnakan apa yang disebutkan sebelumnya dengan menganalisis secara spesifik keunikan-keunikan dari dua periode yang merupakan tema dalam pembahasan kita, yakni zaman pra-Islam, atau zaman Jahiliah (periode sebelum bi‘tsah) dan periode Islam (periode setelah bi‘tsah).

Dua Jenis Kekurangan di Zaman Jahiliah
Menurut kata-kata Ali, di zaman Jahiliah, manusia mengalami dua jenis kekurangan: material dan spiritual.
Pada jenis kekurangan pertama, taraf kesejahteraan dan keamanan sosial sangat rendah. Ini secara eksplisit diutarakan dalam Nahjul Balaghah (dalam khotbah yang berbeda-beda) dan al-Quran suci. Al-Quran menyebut zaman Jahiliah sebagai berikut, Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan. (QS. al-Quraisy: 4) Baca entri selengkapnya »

A Sweet Story

I want to tell you a story which began in my childhood:

When I was a kid my toys were my friends. I used to talk with them and tell them my secrets, believing that they could really hear me. When I was upset and crying I used to grab and hold them tight so that I might forget all my sorrow. But when I got a little older, I realized that they were not hearing me! I mean they were not able to hear me. In the depth of their eyes, there was no emotion. I had lost my intimate companions.

When I started school I was so happy that among all those kids I was able to find someone to play and talk with easily, becoming his best friend, and he, my best friend. I thought there was no one in the world better than him. I had found whom I wanted. Baca entri selengkapnya »

DOSA-DOSA BESAR DAN DOSA-DOSA KECIL (III)

Syi’ah Ahlulbait as
Salah satu hadis menyangkut kedudukan kaum Syi’ah dan para pecinta Ahlulbait as menyebutkan bahwa api neraka tidak dapat membakar mereka. Maka itu, jenis hadis-hadis ini memberitahukan kekuatan pada harapan kita. Kecintaan kita pada Ahlulbait as tentunya merupakan jaminan bagi kita namun itu tidak seharusnya membujuk kita untuk berbuat dosa secara terang-terangan. Baca entri selengkapnya »

Perempuan Cantik Merusak Kesehatan Anda (Hmmmh)

Bertemu perempuan cantik dapat berakibat buruk bagi kesehatan Anda, demikian hasil penelitian sejumlah ilmuwan.

Sebuah penelitian dari University of Valencia, sebuah universitas tertua dan terbesar di Spanyol, menyebutkan, berada lima menit hanya berdua dengan seorang perempuan cantik dapat meningkatkan level cortisol, hormon stres tubuh, pria. Efek ini meningkat pada pria yang percaya bahwa perempuan tersebut “di luar jangkauan mereka’.

Cortisol diproduksi tubuh yang mengalami stres fisik atau psikologis dan telah dikaitkan dengan penyakit jantung.

Telegraph, Senin (3/5) melaporkan, para peneliti telah menguji 84 mahasiswa pria dengan meminta mereka duduk di sebuah ruangan dan memecahkan teka-teki Sudoku. Dua orang asing, satu laki-laki dan satu perempuan, juga ada di dalam ruangan tersebut.

Ketika perempuan asing itu meninggalkan ruangan dan dua orang pria itu tetap duduk di sana, tingkat stres kedua relawan pria itu tidak muncul. Namun, ketika seorang relawan pria tinggal sendirian dengan si perempuan asing yang cantik, tingkat cortisol-nya meningkat.

Para peneliti menyimpulkan, “Dalam penelitian ini, kami menilai bahwa bagi sebagian besar pria, kehadiran seorang perempuan cantik dapat menyebabkan persepsi bahwa ada kesempatan untuk pacaran. Sementara sejumlah pria mungkin menghindari perempuan yang atraktif karena berpikir, mereka ‘tidak mungkin dapat memacari perempuan tersebut’, mayoritas akan merespon dengan kecemasan dan sebuah respons hormonal yang terjadi berbarengan.”

“Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat cortisol pria meningkat setelah terjadi kontak sosial singkat selama lima menit dengan seorang wanita muda yang menarik.”

Cortisol dapat memiliki efek positif dalam dosis kecil, yaitu meningkatkan kewaspadaan dan kesejahteraan. Namun, peningkatan kadar cortisol kronis dapat memperburuk kondisi kesehatan, seperti memicu penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan impotensi. (http://id.news.yahoo.com/kmps/20100504/twl-perempuan-cantik-merusak-kesehatan-a-70701a2.html)
——
Haaag …

Tentang Tidak Boleh Memusuhi Apa yang Tidak Diketahui, Baca Al-Quran sebagai Ungkapan Rindu Bercakap dengan Tuhan, dan Orang yang Mencari Ilmu Dicari Surga

1. Imam Ali ‘alaihissalam berkata: Janganlah kalian memusuhi apa yang tidak kamu ketahui. Karena kebanyakan ilmu itu berada pada tempat yang tidak kamu ketahui. (31/3/2010 ; 12:17:56)
2. Rasul shallallahu ‘alaihi wa aalihi wassalam bersabda: Idza ahabba ahadukum an yuhadditsa rabbahu, falyaqraul qur’ana. Jika seseorang di antaramu rindu bercakap dengan Tuhannya, hendaklah ia membaca Al-Quran. (7/4/2010 ; 12:01:27)
3. Rasul shallallahu ‘alaihi wa aalihi wassalam bersabda: Man kaana fii thalabil ‘ilmi kaanatil jannah fii thalabihi. Barangsiapa sedang mencari ilmu, maka ia pun sedang dicari surga. (9/4/2010 ;10:13:33)

DOSA-DOSA BESAR DAN DOSA-DOSA KECIL (II)

‘Aku Mencemaskan Barzakhmu’
Umar bin Yazid mengatakan, “Saya bertanya kepada Imam Jafar Shadiq as, ‘Saya mendengar Anda mengatakan bahwa semua Syi’ah kami akan memasuki surga betapapun mereka berbuat dosa?”
Imam menjawab, ‘Demi Allah, aku benar-benar mengatakannya. Mereka semua akan masuk surga.’ Kemudian saya bertanya lagi, ‘Jiwaku tebusanmu, sekalipun dosa-dosa mereka begitu besar?’
Imam menjawab, ‘Kalian semua (Syi’ah) akan memasuki surga dengan syafaat Nabi saw atau para khalifahnya (imam) pada hari kiamat. Tetapi demi Allah aku mencemaskan barzakhmu.’
Saya bertanya, ‘Apa itu barzakh?’ Beliau menjawab, ‘Barzakh adalah kubur. Lamanya berkisar dari masa kematian hingga hari kiamat.’” (Al-Kafi) Baca entri selengkapnya »