Tentang Mengecam Manusia, Kebaikan dengan Akal, dan Kebodohan

1. Isa al-Masih as: Kamu kecam manusia berdasarkan sangkaan, tapi kamu tidak mengecam dirimu berdasarkan keyakinan. (al-Bihar 14: 305) (16/11/09; 09:32:45)
2. Nabi saw: Kebaikan itu seluruhnya diperoleh dengan akal. Tidak ada agama buat orang yang tidak menggunakan akalnya (Bihar 77: 158) (23/11/09; 11:02:53)
3. Ketika sahabat memuji-muji seseorang, Nabi saw bertanya, ‘Bagaimana akalnya? (Krn) orang bodoh bisa jatuh karena kebodohannya pada dosa yang lebih besar dari dosa pendosa. (Majma al-Bayan 10:324) (25/11/09; 09:32:45)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: