Nasehat-nasehat Imam Muhammad al-Jawad as

Hari ini, akhir Dzulqa’dah, menurut sebagian riwayat dari kalangan pecinta Ahlulbait Nabi saw, merupakan hari syahadah Imam Muhammad al-Jawad, khalifah ke-9 kaum Muslim. Beliau syahid karena diracun oleh istrinya, Ummu Fadhl, putri Khalifah Makmun Abbasi. Kesyahidan beliau karena diracun oleh istri sendiri mirip dengan kesyahidan Imam Hasan al-Mujtaba as, Khalifah ke-2 kaum Muslim, yang juga syahid karena diracun oleh istrinya atas suruhan Muawiyah. Bedanya, jika Imam Hasan al-Mujtaba syahid disaksikan oleh adik-adiknya seperti Imam Husain, Zainab, dan lain-lain, Imam al-Jawad tak dihadiri oleh siapa-siapa. Sebagai penghormatan kepada beliau, berikut kami kutipkan sejumlah nasehat Imam al-Jawad kepada manusia.

Tobat dan Mukmin yang Kaya
Imam al-Jawad mengajak pada jalan tobat dan menjelaskan caranya. Beliau meriwayatkan dari Imam Ali as, “Tobat itu berdiri atas tiga tiang: penyesalan hati, istighfar dengan lisan, amal dengan anggota-anggota badan dan tekad untuk tidak mengulangi (perbuatan dosa).”
“Tiga perkara yang menyampaikan hamba kepada keridhaan Allah: banyak istighfar, tawadu, dan banyak sedekah.”
“Mukmin yang kaya adalah yang tidak bergantung pada manusia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: