Tentang Orang Paling Arif, Tanda Orang Fasik, dan Niat Jahat Sebabkan Amal Tidak Diterima

1. Imam Ali : A’qalun naas man kaana bi ‘aybihi bashiran wa ‘an ‘aybi ghayrihi dhariiran. Manusia yang paling arif ialah yang melihat aib dirinya dan buta dari aib orang lain. (Ghurar al-Hikam) (29-4-’09 ; 09:49:53)
2. Nabi saw : Tanda orang fasik itu empat: mengejar-ngejar kesenangan, melakukan yang bermanfaat, memusuhi orang, dan memfitnah. (Tuhaf al-‘Uqul 23) (1-5-’09 ; 12:39:34)
3. Imam Ja`far ash-Shadiq: Allah tidak menerima amal seorang mukmin ketika ia menyembunyikan maksud jahat kepada sesamanya. (al-Bihar,75:146) (6-5-’09 ; 09:59:42)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: