Tentang Meninggalkan Kesenangan, Allah Membenci Orang Kaya yang zalim, orang tua yang jahil, dan orang yang fakir yang sombong

1. Imam Ali berkata: Awwalul hikmah tarkul ladzaat wa aakhiruha maqtul faaniyaat. Permulaan hikmah (adalah dengan) kesenangan jasmaniah dan ujungnya ialah membenci semua yang sementara. (20-2-’09 ; 09:31:24)
2. Nabi saw bersabda: Allah tidak akan memerhatikan keperluan orang yang diberi amanat untuk mengurus orang lain sebelum ia memerhatikan keperluan mereka (Nahjul Fashahah, Maxims 774) (4-3-’09 ; 09:31:37)
3. Nabi saw bersabda: Sesungguhnya Allah membenci orang kaya yang zalim, orang tua yang jahil, dan orang fakir yang sombong (Nahjul Fashahah, Maxims 2620) (11-3-’09 ; 09:31:20)