Chavez: Pelemparan Sepatu Terhadap Bush, Bukti Kemuliaan Sebuah Bangsa

Menurut Chavez, pelemparan sepatu oleh wartawan Iraq, membuktikan kemuliaan dan harkat tinggi sebuah bangsa. Pernyataan itu disampaikan Chavez di Brazil dalam rangka menghadiri KTT negara-negara Amerika Latin.

Lebih jauh, Chavez mengatakan, pelemparan sepatu wartawan Iraq tersebut, memiliki makna dan mengingatkan kita pada aksi pelemparan bom dan penembakan tentara AS terhadap warga tidak berdosa Iraq. Menurutnya, karena telah membantai warga Irak, Bush harus diseret ke Mahkamah Internasional.

Sebagaimana diketahui, Montazer Az Zaidi, wartawan jaringan televisi Al Baghdadiah, Ahad (14/12) kemarin telah menggegerkan dunia karena telah melemparkan sepatunya ke arah Bush saat jumpa pers bersama PM Iraq Nouri Al Maliki di Baghdad. Aksi itu merupakan protesnya terhadap pernyataan Bush.

Pasca pelemparan, ribuan mahasiswa Iraq mengelar aksi unjuk rasa di Baghdad dalam rangka menuntut pembebasan Az Zaidi.

Televisi Al Alam melaporkan ribuan mahasiswa pendukung Az Zaidi tersebut juga menuntut keluarnya pasukan Amerika dari Iraq. Seorang demonstran menyatakan bahwa Bush berhak untuk dihakimi oleh masyarakat Irak dan seluruh bangsa-bangsa di dunia.

Ketua Lembaga Jurnalis Iraq Muayed Al Lami dalam wawancaranya dengan Al Alam mengatakan, pihaknya mendukung Az Zaidi dan berupaya keras untuk membebaskannya.

Organisasi Jurnalis Mauritania juga mendukung aksi Az Zaidi tersebut. Kantor berita Jerman DPA melaporkan organisasi ini dalam statemennya kemarin (16/12), juga menyatakan akan mengirimkan satu kelompok guna membela Az Zaidi. [Sumber: irb/www.hidayatullah.com]

1 Komentar

  1. redaksi said,

    Januari 7, 2009 pada 9:11 am

    brolan democrazymu sungguh tak terbata-bata… Pembuktian invasimu sungguh tak bermoral… kini kami(bangsa Irak) dalam kesendirian, hanya bisa meratapi atas kehancuran yang kau tinggalkan

    Ribuan prajurit patuh pada titahmu. Maju, menghancurkan jutaan saudaraku.

    Demi semua itu, aku bersimpati. Kulayangkan dua sepatu ke mukamu. Berharap meledak tepat di wajahmu, terkena. Lalu kau meraung-raung kesakitan, menderita. Dan merasakan apa yang selama ini kami rasa.

    Betapa puas aku dengan semua itu!!!

    Hanya itulah, yang bisa kami berikan di akhir masa jabatanmu.

    Setumpuk ucapan hinaan. Dengan harapan semoga menjadi tambatan di hati kecilmu.

    sumber : http://www.asyiknyaduniakita.blogspot.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: