CNN LARRY KING LIVE: Wawancara dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad


Diudarakan pada 23 September 2008 – 21:00 ET
LARRY KING (LK) : Malam ini kita mengundang salah seorang tokoh dunia paling kontroversial. Presiden Iran Ahmadinejad. Ia adalah seorang pemimpin yang Presiden George W. Bush tidak mau menemuinya, tidak mau mengajak bicara dengannya. Tapi, bagaimana halnya dengan presiden AS berikutnya?
Maukah tamu kita melakukan kontak dengan Mr Cain atau Obama di Gedung Putih.
Dan pengawas puncak tentara PBB mengingatkan bahwa bangsanya, Iran, mungkin menyembunyikan senjata nuklir.
LK : Terima kasih bergabung dengan kami.
Presiden Iran garis-keras berbicara kepada dunia, hari ini, berpidato di depan Majelis Umum PBB.
Saya duduk bersama bersama presiden Iran paling keras kepala sebelum berpidato di PBB. Ia mempunyai sejumlah hal keras yang akan dikatakan berkaitan dengan pemerintahan Bush.
Ia melakukan sebuah pembicaraan satu arah yang bertenaga.
(MULAI WAWANCARA)
LK : Tuan Presiden, terima kasih atas kedatangan Anda. Anda senang datang ke New York?
MAHMOUD AHMADINEJAD [MAN] (MELALUI PENERJEMAH):
Bismillahirrahmanirrahim. Baik, ini adalah kantor pusat PBB. Adalah penting bahwa kami datang ke sini dengan para pemimpin negara dan untuk mendorong kerja sama yang diperlukan bagi manajemen urusan dunia sekarang. Tentu saja, saya sangat tertarik untuk berbicara dengan bangsa Amerika.
LK : Tetapi, ada semacam perselisihan di antara negeri, atau setidaknya para pemimpin dari negeri tersebut. Apakah Anda mengira bahwa Anda bisa melakukan langkah-langkah maju dalam hal itu?
MAN : Ya, tentu saja, perselisihan bukanlah tujuan kita. Sampai sekarang, kami senantiasa tertarik dalam menjalin hubungan persahabatan. Perselisihan adalah satu sis pada pihak politisi Amerika. Sementara, bangsa kami senantiasa membela diri terhadap perselisihan tersebut.
Tapi jelaslah, bangsa-bangsa tidak punya masalah apa pun satu sama lain. Dan kami tidak punya masalah apa pun dengan warga Amerika. Namun ketika pemerintah Amerika menggunakan bahasa kekuatan, kami tidak punya pilihan selain mempertahankannya. Kami telah melakukan banyak hal. Jika Anda ingat, saya pernah berkirim kepada Tuan Bush. Surat itu awal dari sebuah usaha dan hubungan segar. Kami membantu di Irak untuk membangun keamanan dan kenyamana, juga suatu pemerintahan baru. Saya juga meminta agar kami saling berbicara satu sama lain di PBB.
LK : Presiden tidak membalas surat Anda, bukan?
MAN : Saya kira Tuan Bush mempunyai banyak kesempatan emas, termasuk kesempatan-kesempatan ini dan inisiatif-inisiatif oleh saya.
LK : Tetapi ia meninggalkan jabatan. Anda akan berhubungan dengan presiden baru. Omong-omong, apakah Anda mempunyai preferensi di antara semua kandidat?
MAN : Tidak. Kami tidak punya preferensi karena kami percaya bahwa semua ini terkait dengan urusan dalam negeri AS dan keputusan-keputusan yang berlaku seharusnya dibuat oleh warga Amerika. Dan tidaklah penting bagi kami.
Pada dasarnya, masalahnya adalah bahwa presiden yang dipilih oleh warga Amerika harus memilih sebuah jalan dan pendekatan kebijakan dan bagi kami, melihat pendekatan kebijakan itu.
Ini merupakan periode kampanye. Setiap orang bisa mengatakan apa pun. Kami tidak peduli hal itu. Masalahnya adalah ketika seseorang berada dalam sebuah jabatan, kita harus melihat dan mengamati apakah orang itu akan membuat, menciptakan sejumlah perubahan dalam kebijakan atau melanjutkan metode usang yang lama.
Saya kira hal yang lebih penting ketimbang itu adalah siapa yang sesungguhnya memilih untuk jabatan itu.
LK : Apakah Anda bersedia bertemu dengan Senator McCain atau Senator Obama?
MAN : Saya telah mengatakan bahwa, sebenarnya, pada perjalanan yang sangat singkat ini di New York, saya bersedia berbicara dengan calon-calon presiden di depan pers, dengan kehadiran para anggota pers dan media, serta mendiskusikan masalah-masalah dunia dan mendebat mereka.
Saya percaya bahwa kami telah that melakukan apa pun yang kami bisa, dalam hal ini.
LK : Mengapa Anda mengira, mereka tidak ingin berbicara kepada Anda? Mengapa Anda mengira Bush, McCain, Obama, mengapa mereka tidak ingin berbicara dengan Anda?
MAN : Seharusnya Anda bertanya kepada mereka. Jangan bertanya kepada saya.
LK : Anda dianggap sebagai …
MAN : Kita perlu bicara dan dialog.
LK : Tetapi Anda telah dianggap sebagai musuh negara. Dan banyak hal yang bangsa Amerika cemas dengan hal-hal yang berkaitan dengan Iran. Anda setuju bahwa Anda adalah, untuk sebuah kata yang lebih baik, figur kontroversial, bukan?
MAN : Negara kami Iran mempunyai suatu catatan sejarah yang panjang yang merentang hingga 7000 tahun dan bangsa Iran tidak pernah mengambil langkah yang salah terhadap bangsa lain. Sepanjang sejarah, ia telah membuktikan bahwa Iran adalah bangsa yang bertujuan untuk perdamaian dan persahabatan dengan bangsa lain.
Perang yang terjadi di sejarah silam, satu-satunya perang yang berkonfrontrasi dengan kita dalam skala besar adalah perang Saddam Hussein terhadap kita. Itu, jika Anda ingat, didukung oleh pemerintah AS dan sejumlah pemerintah Eropa terhadap kita. Apa yang kami lakukan adalah pembelaan diri yang tak bersalah.
Tentu saja, saya akan selalu membela hak-hak setiap bangsa, dengan hak-hak, hak-hak legal dari bangsa saya. Ini adalah tanggung jawab setiap presiden. Namun pembelaan ini tidak berarti bahwa kita harus melanggar hak-hak bangsa lain.
Anda tahu bahwa sepanjang serangan AS atas Irak, sesungguhnya kami diajak untuk masuk sebagai sekutu atau (terlibat) perang, sampai tingkatan tertentu—bukan koalisi, tetapi perang—hanya agar Saddam melancarkan perang terhadap kami yang sudah berlangsung selama delapan tahun.
Pada dasarnya, itu menyerang balik dan membalas perang, dengan kata lain. Karena itu kami menolak.
LK : Tapi tidakkah Anda senang, AS membantu dunia memakzulkan Saddam Hussein?
MAN : Bagaimana Anda menafsirkan bentuk pendekatan politik yang berbeda yang pemerintah AS pilih? Dan kadang-kadang semuanya saling bertentangan. Sekarang, selama delapan tahun, Saddam didukung melawan kami. Ia membombardir kota-kota Iran. Ia menggunakan senjata-senjata kimia melawan kami. Sementara, pada saat yang sama, pemerintahan AS mendukung Saddam. Lalu AS pergi dan mengusir Saddam. Barangkali dalam contoh pertama, kami gembira. Tetapi ketika kami menyadari bahwa pemerintahan AS lebih tertarik untuk menetap di Irak dan mendominasi, melalui kehadirannya di Irak, kami, saya bertanya kepada Anda, sudikah Anda bergembira jika Anda berada di dalam sepatu kami menyaksikan ini?
JEDA
LK : Tuan Presiden, Anda pernah jadi walikota dan kami pun mempunyai mantan walikota, sekarang gubernur, Ny. Palin, yang sekarang calon wakil presiden. Apa pendapat Anda tentang dia? Apakah Anda ingin bertemu dengannya?
MAN : Saya telah katakan kepada Anda bahwa kami telah melakukan apa pun yang kami perlukan sehubungan dengan diskusi ini. Kami mengirim surat kepada Tuan Bush. Kami juga mengundang orang-orang di sini untuk berbicara di Markas Besar PBB. Secara regional, kami membantu dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan. Kami rasa ini saat tepat bagi para pejabat Amerika untuk membuat, mengambil langkah-langkah berikutnya.
LK : Tapi Anda ingin bertemu dengannya? Jika ia berkata, “Saya ingin bertemu dengan Anda”, apakah Anda sedia bertemu dengannya?
MAN : Saya akan menunggu dan melihat perkembangan yang terjadi. Sudah tentu, kami tertarik untuk saling berbicara. Kami percaya bahwa melalui dialog dan pembicaraan, segala sesuatu bisa diatasi lebih mudah. Tentu saja, sebuah dialog yang telah diatur oleh sebuah lingkungan yang didasarkan pada penghormatan dan keadilan. Sekarang, apakah Anda yakin bahwa ia akan menjadi presiden?
LK : Tidak, tidak, tidak. Saya berkata ‘ia tengah menuju’. Ia akan menjadi, mungkin wakil presiden.
MAN : Ia ingin menjadi wakil presiden.
LK : Benar. Kalian berdua (pernah) menjadi walikota, bukan? Jadi, kalian punya sesuatu yang sama.
MAN : Saya harap, kami bisa saling berbicara ketika kami berdua sama-sama (masih) walikota (tertawa)
LK : Ok. Salah satu ketakutan besar yang Amerika miliki, dunia miliki tentang Iran, adalah senjata-senjata nuklir. Bisakah Anda mengatakan kepada kami, apa yang Anda tengah lakukan sekaitan dengan senjata-senjata tersebut? Apakah Anda membangun senjata-senjata itu? Apakah status negeri Anda dan senjata-senjata nuklir?
MAN : Sebenarnya Anda telah memunculkan tiga isu. Pertama, Anda katakan bahwa dunia takut pada Iran dan prihatin akan hal itu. Saya bertanya kepada Anda, belahan dunia mana yang kita bicarakan? Apakah AS sama dengan seluruh dunia, sehingga masalah bagi AS menjadi masalah dunia? Ataukah, apakah itu adalah AS dan sekutu-sekutunya? Tentu tidak.
LK : Ya. Barat …
MAN : Tidak benar. Saya katakan kepada Anda. Anda lihat, jika Anda tengah membicarakan Negara-negara Barat, saya harus katakan, keprihatinan kami mereka terhadap kami bukan hal baru. Mereka selalu prihatin. Mereka adalah pihak-pihak yang menginspirasi Saddam untuk menyerang Iran dan mendorong kami terlibat dalam perang delapan tahun. Kelompok teroris yang membunuh presiden, perdana menteri kami, para pejabat kami, sekarang bebas aktif di negeri-negeri Barat.
Tapi mari saya katakan kepada Anda bahwa Gerakan Non-Blok sesungguhnya telah mendukung gerakan nuklir damai kami. 57 negara anggota Organisasi Konferensi Islam juga memberikan dukungan kepada kami dalam hal ini. Banyak anggota organisasi lainnya, organisasi multilateral yang telah mendukung usaha dan upaya kami. Jadi, tidak tepat seluruh dunia prihatin pada kami. Ini adalah hal pertama yang harus diklarifikasi.
Hal kedua adalah menyangkut persoalan bom. Kami percaya, sebagai masalah ajaran agama, kami harus menentang segala jenis bentuk senjata pemusnah massal, termasuk senjata-senjata nuklir. Produksi dan penggunaan senjata nuklir termasuk salah satu tindakan yang paling dibenci menurut kami.
Selain itu, kami percaya bahwa bom atom telah kehilangan manfaatnya dalam masalah-masalah politik. Masa bom nuklir sudah berakhir. Barangsiapa yang berinvestasi di di sana tengah memasuki jalan yang keliru.
Apakah bom nuklir mampu menolong seluruh Uni Soviet dan mencegah keruntuhannya?
Apakah ia mampu membawa kejayaan bagi Uni Soviet, baik di Afganistan ataupun Irak?
Bisakah ia digunakan untuk tujuan itu?
Bisakah bom nuklir menyelamatkan rezim Zionis?
Masa bom itu sudah berakhir. Inilah masa pemikiran, masa bagi kebudayaan, dan alasan untuk eksis.
Ada juga perdebatan ketiga dalam persoalan nuklir. Kita semua menyadari bahwa, pada dasarnya, masalah nuklir menyangkut Iran adalah masalah yang sangat dipolitisasi. Sesungguhnya ia benar-benar dipolitisasi. Ia bukan perang hukum sama sekali.
IAEA telah berkunjung, telah menyebutkan lebih dari 12 kali dalam dokumen-dokumennya dan memverifikasi bahwa aktivitas nuklir Iran adalah aktivitas damai. Agensi telah menyebutkan bahwa mereka sebenarnya belum melacak penyimpangan pada pihak Iran. Jadi, saya ingin menambahkan bahwa seluruh aktivitas kita di ranah tersebut betul-betul sah dan damai.
LK : Anda terbuka untuk inspeksi kepada siapa pun yang ingin menginspeksi?
MAN : Jumlah terbesar inspeksi dalam sejarah IAEA telah dilakukan dengan negeri Iran. Kami telah memberikan kepada IAEA jumlah dokumen paling besar dalam sejarahnya. Tak satu negeri pun di dunia telah bekerja sama dengan badan tersebut sebanyak yang telah Iran lakukan. Dan semua itu diverifikasi.
Tetapi saya ingin bertanya kepada Anda, pada saat yang sama, ada beberapa negara yang memiliki gudang-gudang senjata nuklir dan secara aktual mengembangkan sebuah perang nuklir zaman baru. Seharusnya mereka juga diselidiki bukan? Tidakkah Anda mengira bahwa aktivitas mereka seharusnya diarahkan kepada satu tujuan? Siapakah yang sebenarnya ancaman?
Kami bekerja dengan IAEA, dengan mekanisme pengawasan mereka, sementara IAEA juga telah mengatakan bahwa mereka tidak menemukan dokumentasi apa pun yang menyebutkan bahwa Iran telah menyimpang dari jalan damai atau benar-benar orang yang sedang mengembangkan generasi keempat dan kelima senjata-senjata nuklir dan secara historis telah menggunakan senjata-senjata nuklir.
LK : Well…
MAN : Tidakkah Anda menganggap rezim Zionis perlu sejumlah inspeksi juga? Saya maksud, bukankah di sini ada standar ganda?
JEDA
LK : Presiden, Anda menyebutkan rezim Zionis. Anda telah menyebut…saya ingin benar dalam hal ini… Anda telah meminta agar Israel dihapus dari peta. Sekarang, karena Anda mengatakan itu, Anda adalah sebuah bangsa damai, Anda tidak memaksudkannya secara militer. Apakah yang maksud ‘menghapus dari peta’ secara politik?
MAN : Saya kira saya harus menjelaskan dua hal di sini. Hari ini menandai tahun keempat dari … saya berkunjung ke kota New York. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada saya adalah pertanyaan-pertanyaan yang sama yang ditanyakan empat tahun silam, sementara dunia telah melewati berbagai perubahan luar biasa dan banyak perkembangan yang telah terjadi sejak itu di AS, di Eropa, dan di mana-mana di seluruh dunia. Perkembangan-perkembangan tersebut adalah baru.
Saya telah menjawab persoalan ini beberapa kali sebelumnya. Faktanya, kami menentang dasar-dasar rezim Zionis disebabkan perdamaian dan keadilan. Kami mencari suatu perdamaian yang mungkin. Barangkali saja seorang wartawan yang memiliki pengalaman bertahun-tahun, Anda harus menyadari apa yang tengah terjadi di Timur Tengah.
Selama lebih dari 60 tahun, lebih dari lima juta orang Palestina telah diusir… orang yang dipaksa keluar dari rumah-rumah mereka. Sedangkan mereka yang telah berdiam dibombardir setiap hari secara militer. Mereka dibunuh di rumah-rumah mereka. Perempuan dan anak-anak ditawan. Kesehatan, air, dan makanan tidak selalu sampai kepada mereka secara memadai. Anak-anak kehilangan nyawa mereka, sebagaimana perempuan, sebagai akibatnya. Kadang-kadang perempuan meninggal karena melahirkan. Tokoh-tokoh Palestina dibunuh dan itu terus berkembang sampai ke tingkat yang sesungguhnya disiarkan sebelumnya. Tiga perang bintang dimulai oleh rezim Zionis, yang terakhir adalah pada tahun 2006 ketika mereka menyerang Lebanon.
Jadi kapan bencana ini, katastrof ini berakhir?
Solusi kita adalah solusi kemanusiaan.
LK : Bagaimana?
MAN : Apa yang kami katakan adalah bahwa dalam kawasan Palestina, mesti ada referendum bebas. Bangsa Palestina harus menentukan nasib mereka sendiri. Ini adalah spirit dan memo dari Piagam PBB.
Saya ingin bertanya kepada Anda… Saya ingin bertanya kepada Anda, sebenarnya, bagaimana mungkin memaksa keluar seseorang dari sebuah negeri kemudian mengumpukan orang lain dari seluruh dunia dan membiarkan mereka duduk dan tinggal di rumah-rumah yang lain dan membangun sebuah pemerintahan?
Itu benar-benar suatu logika yang tidak bisa diterima. Apakah yang bangsa Palestina harus lakukan?
LK : Mengapa…
MAN : Masyarakat dunia yang Amerika klaim, bagaimana bisa tidak mempersonifikasikan suara bangsa Palestina?
LK : Mengapa…
MAN : Enam puluh tahun pengusiran.
LK : Apakah Anda setuju … dan di sini jelas-jelas ada ketidaksepakatan—apakah Anda setuju bersama warga Timur Tengah, termasuk Israel, untuk bekerja pada sejumlah solusi? Anda tidak ingin solusi yang destruktif. Anda tidak menginginkan bom-bom. Anda tidak ingin menghapus sebuah bangsa. Anda menginginkan sejumlah hal secara politik. Mengapa tidak duduk dan berbicara, termasuk Israel?
MAN : Anda tahu, rezim Zionis adalah tamu tak diundang. Ia adalah penjarah. Ia membunuh orang-orang…
LK : Tetapi jika Anda tidak berbicara kepada mereka…
MAN : Izinkan saya, izinkan saya. Saya ingin bertanya kepada kepada Anda, jika seseorang datang dan menduduki Amerika Serikat, sebagai bangsa Amerika, apakah Anda memberikan hak-hak apa pun kepada mereka atau apakah Anda memaksa mereka?
LK : Tetapi dunia menyatakannya sebagai suatu negara. Israel faktanya demikian. Anda tidak akan (bisa) mengubah fakta itu. Israel adalah sebuah negara. Pertanyaan saya adalah mengapa tidak berkumpul sekarang, negara [Iran] dan negara [Israel], dan mendiskusikan ketidaksetujuan Anda dan datang untuk sejumlah perdamaian dan menegakkan keadilan bagi bangsa Palestina? Mengapa Anda tidak bisa? Israel, Anda tidak akan mengubah itu.
MAN : Rezim aparteid Afrika Selatan adalah suatu fakta juga. Di mana sekarang? Uni Soviet adalah suatu fakta juga. Apakah Uni Soviet, apakah Uni Soviet bangkrut sebagai akibat dari pembicaraan atau dialog atau sebagai akibat dari kekerasan, perlawanan, dengan kata lain?
Kadang-kadang, Anda harus melawan. Anda tahu, ratusan rencana perdamaian telah ditawarkan bagi resolusi krisis Palestina dan semuanya itu gagal. Tak satu pun dari rencana-rencana tersebut membuahkan hasil. Sekarang, pemimpin otoritas Palestina, pemimpin Mesir, banyak pemimpin lainnya telah bernegosiasi dengan Zionis berkali-kali. Tetapi adakah hasilnya? Ratusan pertemuan dan perundingan…
LK : Jadi, …
MAN : Sejauh itu apa hasilnya?
LK : Baik. Karena itu, …
MAN : … kecuali ekspansi rezim Zionis, ekspansi pendudukan, eskalasi ketegangan dan teror serta pembunuhan warga. Rezim ini ilegal secara fundamental.
JEDA
LK : Tuan Presiden, karena kekerasan bukanlah jawaban, dan sekalipun, Uni Soviet melakukannya tanpa kekerasan. Afrika Selatan melakukannya tanpa kekerasan juga. Apakah solusinya? Bagaimana kita menciptakan konsep perdamaian ini di mana-mana? Anda tidak ingin melihat bangsa Israel mati. Saya berasumsi, Anda tidak ingin warga Israel mati. Anda tidak ingin melihat warga Palestina mati. Apa jawabannya?
MAN : Izinkan saya menjelaskan dua hal sebagai jawaban pertanyaan tersebut. Ketika kita membicarakan suatu pemusnahan, apa yang tengah kita bicarakan adalah bahwa kejahatan harus musnah. Pembunuh dan pembunuhan harus raib. Teror harus hilang. Agresi dan pendudukan harus hilang.
Akan tetapi, solusi kami adalah, pada dasarnya, solusi yang sangat manusiawi dan sangat demokratis. Maksud kami adalah bahwa sepanjang kawasan Palestina, warga harus berkumpul untuk menentukan jenis pemerintahan yang ingin mereka miliki dan melakukan suatu pemilihan untuk hal itu, pemilihan umum bebas untuk semuanya, di bawah pengawasan organisasi internasional.
Mari kita berikan kepada warga Palestina suatu kesempatan untuk memiliki penentuan-diri. Ini adalah satu-satunya solusi yang mungkin.
LK : Tetapi apakah Israel tetap Israel?
MAN : Biarkan warga yang memutuskan. Mengapa kita harus menutuskan bagi bangsa tersebut? Saya kira ada dua alasan untuk itu – penjelasan untuk kegagalan perdamaian yang ditawarkan bagi bangsa Palestina.
Alasan pertama adalah pengabaian akar penyebab problem tersebut. Bangsa Palestina tinggal di negeri-negeri mereka. Mereka tidak punya masalah apa pun. Adalah pihak lain yang datang dan menciptakan masalah-masalah bagi mereka. Jadi, kita sebenarnya harus mengidentifikasi akar-akar persoalan tersebut. Setelah itu, mencari solusi berdasarkan realitas tersebut.
Alasan kedua adalah bahwa hak bangsa Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri telah diawasi. Keduanya telah diabaikan. Saya telah mendengar banyak bahwa, sayangnya, sekelompok orang berusaha menyuntikkan gagasan di tengah-tengah bangsa Amerika bahwa Iran mau menyerang Amerika, bahwa Iran adalah sebuah negeri brutal. Semuanya ini merupakan propaganda palsu. Kemana kami menyerang?
Maksud kami adalah bahwa kita mesti membiarkan pemilihan bebas terjadi di Palestina di bawah pengawasan PBB. Bangsa Palestina, bangsa Palestina yang pindahan, atau siapa pun yang memandang Palestina negerinya, bisa berperan serta dalam pemilihan bebas. Baru kemudian apapun terjadi sebagai hasilnya bisa terjadi.
LK : Tapi Anda tidak ingin…
MAN : Mengapa, kita tidak bisa memutuskan (nasib) bagi bangsa tersebut.
LK : Anda tidak ingin bangsa Yahudi mengganggu?
MAN : Tidak. Anda tahu, kami tidak punya masalah dengan bangsa Yahudi. Banyak orang Yahudi yang tinggal di Iran sekarang. Di Iran, untuk setiap 150.000 orang, kami mempunyai satu wakil di parlemen atau majelis.
Untuk masyarakat Yahudi, sekalipun hanya ada 20.000 jiwa di Iran, mereka tetap punya wakil independen di parlemen yang mempunyai hak prerogatif sama sebagaimana para anggota parlemen lainnya.
Namun perhatikanlah fakta bahwa Zionis bukanlah bangsa Yahudi. Mereka tidak punya agama. Mereka bukanlah Yahudi, Kristen ataupun Muslim. Mereka hanya memiliki, mengenakan topeng keagamaan. Bagaimana bisa Anda religius dan menempati negeri orang lain? Bagaimana bisa Anda menyebut diri Anda sendiri orang beragama, sementara di saat yang sama membunuh kaum perempuan dan anak-anak?
LK : Well, mereka datang dari …
MAN : Perempuan dan anak-anak, perempuan dan anak-anak (tak terdengar) sebagai akibatnya, tidak bisa punya akses ke pengobatan.
LK : Tuan Presiden, apakah mereka tidak—saya tahu Anda telah menolak ini karena sejumlah alasan, tetapi mereka bukan, Zionis sebagaimana Anda sebut mereka, bukankah mereka muncul dari sejumlah kekerasan sejarah? Bukankah mereka muncul dari kematian jutaan perempuan, lelaki, dan anak-anak. Tidak adakah kelahiran? Anda tidak mengira itu terjadi.
MAN : Pertama dan yang utama, mereka tidak membolehkan siapapun untuk secara bebas mendiskusikan yang terjadi. Mereka hanya mengatakan, ini adalah cerita kita tentang sejarah dan inilah apa yang terjadi. Setiap orang hanya mendengarkannya.
LK : Anda katakan itu tidak terjadi?
MAN : Mari kita asumsikan demikian. Apa yang saya katakan adalah mari kita lebih banyak lagi melakukan riset mengenai hal ini, sejarah itu. Ada suatu klaim bahwa tingkat musibah adalah apa yang terjadi. Ada orang-orang yang setuju dengannya. Ada orang yang tidak setuju. Sebagian menolaknya sepenuhnya. Sebagian secara mutlak setuju dengan seluruh kisah tersebut.
Apa yang kami katakan adalah bahwa kita semestinya memiliki pihak yang netral yang melakukan riset mereka sendiri tentang tingkat musibah yang terjadi dan baru menyuarakan hasilnya.
Tetapi sekarang apa yang ingin saya katakan adalah mengesampingkan perdebatan ini sejenak. Mari kita asumsikan bahwa itu terjadi, sampai ke tingkat di mana orang-orang membicarakannya. Di manakah itu terjadi? Apakah itu terjadi di Palestina? Atau, apakah itu terjadi di Eropa?
LK : Hal itu menciptakan Israel.
MAN : Jika itu terjadi…bukan, itu terjadi di Eropa. Jika kejahatan tersebut dilakukan di Eropa, mengapa harus bangsa Palestina dikorbankan sebagai hasilnya? Mengapa tidak bangsa Eropa memberikan kepada mereka suatu teritori? Atau, di Alaska, mungkin. Mereka bisa memberi bangsa Palestina suatu kawasan manapun yang mereka suka. Tetapi mengapa membayar dari dompet sejumlah orang lain? Seolah-olah seseorang, Anda melempari suatu kelompok dari dompet orang lain. Bangsa Palestina tidak punya peran dalam kejahatan tersebut. Mereka sepenuhnya tidak bersalah.
JEDA
LK : Tuan Presiden, apakah Anda khawatir pada Israel ataukah AS menyerang Anda?
MAN : Apakah Anda kira mereka akan melakukannya?
LK : Saya bertanya kepada Anda.
MAN : Saya tidak punya concern pada hal itu karena mereka tidak bisa melakukannya karena hal terburuk yang bisa pemerintah Amerika lakukan adalah sebuah serangan. Saya kira bahwa di AS ada sejumlah orang yang cukup rasional, cerdas, yang tidak akan membiarkan pemerintah AS melakukan kesalahan.
LK : Bagaimana dengan Israel?
MAN : Sama juga. Lebih sedikit kemungkinannya untuk melakukan sebuah serangan. Terlalu kecil. Bahkan ia bukan suatu faktor dalam kebijakan luar negeri Iran. Iran adalah negeri yang besar. Anda pernah berkunjung ke Iran?
LK : Tidak, saya merencanakan (pergi ke Iran) tahun depan.
MAN : Ya, ya. Saya harus mengatakan kepada Anda, saya kira seluruh anggota pers, media, harus datang dan mengunjungi Iran. Bangsa Amerika, saya telah perhatikan bahwa di berita-berita ketika mereka ingin menunjukkan Iran, mereka memperlihatkan sebuah negeri yang tertinggal. Iran adalah negara yang sangat besar dan amat maju dan berjaya juga. Dengan (jumlah) penduduk besar.
LK : Omong-omong, Anda menyebut hak asasi manusia (HAM) di Israel. Tidakkah Anda memiliki sejumlah problem HAM di negeri Anda sendiri, Iran?
MAN : Apa yang dimaksud dengan problem HAM?
LK : Orang-orang memprotes bahwa mereka tidak punya hak-hak yang sama dengan orang lain. Homoseksual—Anda katakan tahun lalu, Anda tolak adanya kaum homoseksual. Ada homoseksual di mana-mana?
MAN : Saya katakan itu tidak sama dengan di sini. Di Iran hal ini dipandang sangat jelas kebanyakan orang tidak menyukainya. Kita sesungguhnya memiliki hukum yang berkaitan dengannya dan hukum tersebut ditegakkan. Ia adalah hukum yang dikeluarkan. Ia diundang-undangkan. itu adalah tindakan yang melawan prinsip-prinsip kemanusiaan. Banyak hal bisa terjadi. Hal itu dapat menyebabkan problem-problem psikologis, problem-problem sosial yang mempengaruhi seluruh masyarakat.
Ingatlah, bahwa aturan-aturan Tuhan bertujuan untuk meningkatkan kehidupan manusia. Dalam agama kami, tindakan ini (homoseksual) haram, sementara Parlemen telah telah melegislasi tentang hal itu. Bukan sekarang, 70 tahun lalu. Ini adalah sesuatu yang terjadi 70 tahun silam sebelum Republik Islam menjadi –
MAN : Lantas, apa yang terjadi pada kaum gay ?
LK : Tentu saja, tak seorang pun melakukan protes. Anda, apakah Anda perhatian pada sekitar 70 juta penduduk Iran ataukah segelintir homoseksual?
Mari asumsikan di Iran—mari asumsikan di AS, tempat 200 juta orang mengendarai mobil dan sejuta orang pelanggar ditahan. Mereka melanggar aturan mengemudi. Apakah kita harus mencemaskan 199 juta orang yang keselamatannya harus Anda perhatikan ataukah satu juta pelanggar? Hukum adalah hukum. Ia adalah hukum. Dan ia harus ditegakkan, tentu saja. Sudah tentu, kita harus memperhatikan bahwa di Iran tak seorang pun mengintervensi pada kehidupan pribadi seseorang. Kami tidak berurusan dengan dengan ranah privat orang-orang. Ini bukanlah moralitas privat, tetapi publik. Di rumah mereka sendiri tak seorang pun ikut campur.
JEDA
LK : Baik, Tuan Presiden, kita punya sedikit waktu lagi. Apakah Anda ingin AS keluar dari Irak sekarang?
MAN : Jika itu adanya, maka ini merupakan skenario terbaik. Namun saya kira ia membutuhkan jadwal. Itulah yang saya pikirkan. Jadwal yang jelas sehingga ia membolehkan penarikan mereka dalam periode waktu terpendek. Karena kehadiran AS di sana tidak mengurangi ketegangan dan ia bahkan tidak membatasi terorisme. Sebenarnya, ia telah memunculkan terorisme.
Jadi, kami kira, hal itu akan menguntungkan semua pihak. Ia akan menguntungkan bangsa Amerika, Irak, dan kawasan tersebut jika penarikan mundur terjadi. Namun hal iti membutuhkan waktu khusus.
LK : Apakah Anda kira hubungan-hubungan di antara dua negera, AS dan Iran, bisa lebih baik?
MAN : Ya, tentu saja. Saya ingin mengingatkan Anda bahwa Amerika memutuskan hubungannya dengan kami secara unilateral sebagai suatu sarana untuk menekan kami. Mungkin para politisi kembali kemudian AS mengira bahwa bersama dengan pemutusan hubungan, Iran akan mati atau ia akan lebih lemah. Namun ketika ini tidak terjadi, alasannya adalah bahwa mereka tidak memahami orang-orang Iran, bangsa Iran.
Bangsa Iran adalah bangsa besar, bangsa yang memiliki peradaban dan kebudayaan tinggi, manusia yang besar di hati, besar secara intelektual. Kami punya sejumlah orang berbakat. Dan jenis orang seperti itu bisa selalu menjalankan urusan-urusannya sendiri dan mengelola dirinya sendiri dengan kehormatan dan baik. Kami telah melakukan hal itu. Adalah pemerintah AS yang memutuskan hubungan dengan kami.
LK : Senator Obama mengatakan demikian—Senator McCain tidak—namun ia terbuka kepada diplomasi. Apakah yang mendorong Anda?
MAN : Kami tertarik pada penjalinan hubungan yang sehat dan bersahabat. Kami memilih itu dan mengusulkannya. Akan tetapi, pemerintah Amerika memutuskan apa pilihan yang mereka buat. Apa pun pilihan yang mereka lakukan, kami pun akan membawa ukuran-ukuran dan mengatur upaya-upaya kami secara tepat.
Tetapi saya kira sebuah hubungan berdasarkan keadilan dan penghormatan akan menguntungkan semua pihak dan itulah pilihan kami. Kami sebenarnya memilih ini. Dan itulah masalahnya.
LK : Anda mengharapkannya?
MAN : Saya kira setiap pemerintahan yang muncul berkuasa di AS harus menyampaikan dua jenis agenda ini. Pertama bahwa ia mesti membatasi lingkaran intervensi AS ke mancanegara karena intervensi dan turut campur ini mengakibatkan biaya besar bagi bangsa Amerika, baik secara materi maupun dalam konteks kehormatan suatu bangsa. Kehormatan bangsa Amerika di seluruh dunia menjadi sulit ketika kalian—bangsa lain tidak mempunyai citra baik atas bangsa Amerika lagi.
Secara materi, Anda bisa mengatakan kepada diri Anda sendiri apa yang telah dilakukan bagi ekonomi Amerika. Saya mendengar bahwa 700 milyar dolar disuntikkan untuk lembaga-lembaga keuangan. Darimana itu dibayarkan? Dompet bangsa Amerika.
JEDA
LK : Saya tahu mereka membatasi perjalanan Anda di Amerika Serikat. Jika Anda bisa pergi ke manapun, apa yang ingin Anda lihat di negeri ini?
MAN : Saya hanya ingin menambahkan sebuah kalimat menyangkut pertanyaan terakhir sebelum ini, jika Anda membolehkan saya. Pemerintahan Amerika harus melakukan dua hal. Pertama, bahwa ia harus membatasi lingkar intervensi ke mancanegara, cukup di dalam AS saja, alih-alih terlibat di Afganistan dan tempat-tempat lain. Kuncinya adalah menginvestasikan uang bangsa Amerika untuk bangsa Amerika, untuk kesehatan mereka sendiri, untuk keperluan perumahan mereka sendiri, kebutuhan tenaga kerja, kesejahteraan mereka untuk memelihara dan menjaga area-area tersebut yang dipengaruhi oleh bencana alam.
Kedua, yang harus dilakukan oleh bangsa Amerika, pemerintah Amerika adalah memperbaiki hubungan dengan Iran. Karena Iran adalah negeri penting.
LK : Ke mana Anda ingin pergi selama di Amerika?
MAN : Saya ingin mengunjungi beberapa tempat di AS. Pada perjalanan ini melalui misi kami di sini, kami ingin pergi ke California dan Los Angeles, tempat kami bisa berjumpa dengan bangsa Amerika dan mempelajari mereka dan kehidupan mereka. Kami kira mengadakan bincang-bincang adalah cara terbaik.
Pendekatan terbaik, saya kira, bahwa Anda, yang lainnya di media, bangsa Amerika, harus datang dan mengunjungi Iran. Kunjungan-kunjungan ini akan menghubungkan pikiran-pikiran kita. Ia akan menciptakan afinitas. Kita akan mulai saling menyukai nantinya.
LK : Berapa banyak anak Anda? Lelaki dan perempuan?
MAN : Satu perempuan, dua lelaki.
LK : Berapa usianya?
MAN : Yang dua telah menikah. Pertama-tama mereka lulus, baru setelah itu menikah. Satunya lagi masih di bangku kuliah.
LK : Anda kelihatannya tidak cukup tua untuk mempunyai anak-anak yang sudah menikah.
MAN : Di Iran, kami menikah muda.
LK : Saya sangat berterima kasih kepada Anda…
MAN : Di Amerika juga, saya tahu keluarga diberi nilai sangat tinggi.
LK : Kami berterima kasih Pak Presiden karena telah bergabung dengan kami malam ini untuk waktunya yang sangat mencerahkan, yang berlalu sangat cepat. Semoga Anda menikmatinya juga. []

1 Komentar

  1. bilal said,

    September 3, 2010 pada 6:18 pm

    salam..

    saya sedang menonton http://www.youtube.com/watch?v=hjuCXuESyyA&feature=related dan menemukan blog ini

    terimakasih atas postingnya, sangat bermanfaat..🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: