Takut kepada Allah

Takutlah kepada Allah dalam tindakan-tindakanmu dan lebih-lebih dalam hati dan pikiran-pikiranmu. Takut kepada Allah adalah takut kepada siksa-Nya. Siapapun yang betul-betul takut kepada peringatan-peringatan siksa sang Hakim Mutlak hanya bisa bertindak sesuai dengan rida Sang Pencipta dan mencari yang benar di atas yang salah. Dia berfirman:
…dan Allah mengingatkanmu (untuk mengingat) diri-Nya… (QS Ali Imran: 27)
…dan ketahuilah Allah bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang ada dalam hatimu, maka berhati-hatilah atasnya… (QS al-Baqarah: 235)

Takut kepada Allah merupakan sebuah perlindungan, sesuatu yang melindungimu dari bahaya. Perlindungan Allah adalah paling kuat dari semua dari baju baja, dari semua benteng; tidak ada bahaya yang bisa menembusnya. Demikianlah rasa takut kepada Tuhan pasti melindungimu. Nabi, yang Dia utus sebagai rahmat-Nya bagi alam semesta, sendiri berlindung kepada Tuhan. Dia berdoa kepada-Nya, “Aku berlindung dalam rahmat-Mu, keindahan-Mu, dalam kelembutan-Mu, dari murka-Mu, dan dari kekuatan-Mu. Aku berlindung dalam kasih dan sayang-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari-Mu. (Selamat Sampai Tujuan, hal.48-9)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: