Tips untuk Editor: Mengatasi Nyeri Pinggang

Dari milis forum editor yang saya ikuti, ada info kesehatan yang saya kira bagus Anda simak.

Rekan-rekan editor, pekerjaan yang menuntut kita untuk duduk di depan komputer dalam waktu lama terkadang menyebabkan pinggang kita nyeri? Tahu tidak, pertama-tama rasa nyeri itu cuma nyeri ringan, namun dalam jangka waktu yang lama rasa nyeri itu akan semakin meningkat intensitasnya, bahkan disertai rasa panas dan pegal. Tentu saja ini dapat mengganggu produktivitas kerja kita.

Apa Penyebab Nyeri Tersebut?
Nyeri pada pinggang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Di antaranya adalah:
1. Duduk yang terlalu lama
Pekerjaan sebagai penuntut ilmu, editor, sopir, atau pekerja kantor yang mengharuskan kita untuk duduk dalam waktu yang lama juga merupakan sebab timbulnya nyeri pinggang.

2. Kebiasaan duduk yang salah
Posisi duduk yang salah atau kursi yang tidak ergonomis akan memicu nyeri pinggang. Hal ini karena tulang punggung beserta jaringan tendo dan otot dipaksa untuk menjaga tubuh bagian atas secara berlebihan. Ini akan menyebabkan kelelahan pada jaringan otot punggung terutama otot bagian lumbal.

3. Mengangkat beban berat dengan sikap yang salah
Sikap yang salah ketika mengangkat beban yang berat akan menyebabkan stres pada otot-otot punggung. Tidak jarang pinggang kita secara tiba-tiba akan tersentak dan langsung merasakan nyeri.

4. Struktur tulang punggung yang kurang baik
Stuktur tulang punggung yang kurang baik juga bisa menimbulkan sakit pada pinggang. Buruknya struktur ini bisa disebabkan karena bawaan dari lahir, maupun karena kehamilan. Seorang wanita yang hamil, tulang punggungnya akan tertarik ke depan karena beban bayi yang berlebih. Namun setelah melahirkan, kondisi ini akan kembali normal.
Pada keadaan yang lain, nyeri pinggang juga bisa timbul karena pengaruh sakit organ yang lain, semisal ginjal.

Bagaimana Mencegah Nyeri Pinggang?
Ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda coba untuk mencegah nyeri pinggang:
1. Duduklah dengan posisi yang benar
Posisi duduk yang benar maksudnya adalah duduk dengan membagi beban berat tubuh sehingga tidak hanya bertumpu pada pinggang saja. Pilihlah kursi dengan sandaran yang nyaman. Hendaknya salah satu kaki bertumpu di landasan yang lebih tinggi daripada lantai. Gunakan secara bergantian dengan kaki yang lain.
2. Selingi duduk dengan berdiri dan perenggangan
Jangan duduk dalam waktu yang lama. Dalam jeda setengah atau 1 jam, selingilah dengan berdiri, jalan, atau lakukan perenggangan ringan.
3. Mengangkat barang dengan posisi yang benar
Sama seperti duduk, mengangkat barang pun hendaknya dilakukan dengan cara yang tepat. Intinya adalah tidak menjadikan pinggang sebagai satu-satunya tumpuan, apalagi untuk gerakan mengungkit.
4. Hindari tidur dengan alas yang lunak
Kasur yang lunak dan turun lebih dari 5 cm hanya akan memperburuk kondisi pinggang yang nyeri. Gunakanlah kasur yang berpegas, lembut tapi rata.

Pertolongan Pertama Pada Nyeri Pinggang
Apabila rasa nyeri itu tiba-tiba menyerang pinggang Anda, langkah-langkah berikut mungkin dapat Anda lakukan sebagai pertolongan pertama:
1. Berbaringlah di atas kasur yang lembut tanpa bantalan selama 15-20 menit dengan merelaksasikan seluruh otot paha.
2. Kompres dengan ice pack yang dibalut handuk tipis untuk mengurangi rasa sakit. Lakukan selama 15-20 menit.
3. Untuk memperlancar aliran darah pada pinggang, kompres daerah tersebut dengan handuk kecil yang hangat. Langkah ini juga bisa menstimulasi lagi kontraksi otot yang sempat macet.
4. Bila nyeri terus berlangsung, konsultasikanlah hal ini ke dokter.

Latihan Pencegahan
Ada beberapa latihan ringan yang dapat Anda lakukan untuk mencegah nyeri pada pinggang. Tidak butuh waktu yang banyak, ulangi saja gerakan ini sebanyak 10 hitungan.
1. Sit-up biasa dengan kaki ditekuk.
2. Sit-up twist (bergantian ke arah kini dan kanan sumbu tubuh)
3. Merangkul kedua lutut ke dada dalam 15 hitungan.
4. Push-up tanpa mengangkat perut.
5. Dalam posisi terlungkup, gerakkan kaki seperti gerakan renang gaya bebas tanpa melibatkan otot panggul.
6. Tekuk salah satu kaki, angkat kaki yang lain kemudian tahan dengan tahan selama 15 detik. Renggangkan perlahan-lahan.
Semua latihan di atas dilakukan dengan berbaring. Adapun latihan sambil berdiri bisa dilakukan dengan cara:
1. Mengekstensifkan punggung ke arah belakang dengan tangan di pinggang.
2. Tahan posisi tersebut selama 5-10 menit.
3. Berdiri dengan punggung bersandar ke dinding. Salah satu kaki ditekuk sehingga membentuk segitiga, sedangkan kaki penyangga ditekuk perlahan-lahan sampai setengah tingginya kemudian luruskan perlahan-lahan.

Demikianlah sedikit penjelasan dan tips untuk menangani nyeri pada pinggang, semoga bisa bermanfaat untuk rekan-rekan. (*)

Sumber: – Irianto, Kus., Waluyo, Kusno. Gizi dan Pola Hidup Sehat, 2004, Yrama Widya, Bandung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: