Setelah Jalan Menapak

in memoriam Murtadha Muthahhari

Kupikir akhiri saja malam ini
kunang-kunang pun redup bersama pagi
kuharap sampai di sini
dari balik awan pun terlihat tanah
pepohonan berdiri
kukenang angin lalu pun
sebuah pintu tetap saja membuka
jalan matahari
kuraih puja puji pun
asa terbersit tetap saja mendekati doa
setelah jalan setapak
kucium kaki ibu berkali-kali
setelah jalan setapak
kusampaikan salam pada raja-raja
dari rahim kekasih
setelah jalan setapak
kucari lagi jejak
yang tercatat

M.H. Aripin Ali, Solo, 7-4-2008, 03:13:00

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: