Tentang Konsekuensi Iman, Kesusahan, serta Keburukan dan Kebaikan di sisi Alllah

1. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya berbuat baik kepada tetangganya, berkhidmat kepada tamunya, dan berkata yang benar atau berdiam diri. (Wahj al-Balaghah 3022) (7-4-2008; 09:30:07)
2. Nabi saw: Siapa yang banyak susahnya akan sakit tubuhnya; siapa yang buruk akhlaknya akan tersiksa dirinya; siapa yang suka memaki orang akan jatuh kehormatannya (WF 168) (18-4-2008; 09:30:01)
3. Imam Ali: Keburukan yang menyebabkan kamu berduka lebih baik di sisi Allah dari kebaikan yang membuatmu bangga (Sayyiah tasuuk, khayrun indallah min hasanah tu’jibuk (NB) (25-4-2008; 09:30:08)

Iklan

BUNGA

Aku mendapat bunga hari ini
meski hari ini bukan hari istimewa dan bukan hari ulangtahunku.
Semalam untuk pertama kalinya kami bertengkar
dan ia melontarkan kata-kata menyakitkan.
Aku tahu ia menyesali perbuatannya
karena hari ini ia mengirim aku bunga.

Aku mendapat bunga hari ini.
Ini bukan ulangtahun perkawinan kami atau hari istimewa kami.
Semalam ia menghempaskan aku ke dinding dan mulai mencekikku
Aku bangun dengan memar dan rasa sakit sekujur tubuhku.
Aku tahu ia menyesali perbuatannya
karena ia mengirim bunga padaku hari ini.

Aku mendapat bunga hari ini,
padahal hari ini bukanlah hari Ibu atau hari istimewa lain.
Semalam ia memukuli aku lagi, lebih keras dibanding waktu-waktu yang lalu.
Aku takut padanya tetapi aku takut meningggalkannya.
Aku tidak punya uang.
Lalu bagaimana aku bisa menghidupi anak-anakku?
Namun, aku tahu ia menyesali perbuatannya semalam,
karena hari ini ia kembali mengirimi aku bunga.

Ada bunga untukku hari ini.
Hari ini adalah hari istimewa : inilah hari pemakamanku.
Ia menganiayaku sampai mati tadi malam.
Kalau saja aku punya cukup keberanian dan kekuatan untuk meninggalkannya,
aku tidak akan mendapat bunga lagi hari ini….

PS :
Tolong di forward ke perempuan dibelahan dunia manapun.
Kadang wanita terlalu lemah dan menerima saja untuk disakiti.

Tips untuk Editor: Mengatasi Nyeri Pinggang

Dari milis forum editor yang saya ikuti, ada info kesehatan yang saya kira bagus Anda simak.

Rekan-rekan editor, pekerjaan yang menuntut kita untuk duduk di depan komputer dalam waktu lama terkadang menyebabkan pinggang kita nyeri? Tahu tidak, pertama-tama rasa nyeri itu cuma nyeri ringan, namun dalam jangka waktu yang lama rasa nyeri itu akan semakin meningkat intensitasnya, bahkan disertai rasa panas dan pegal. Tentu saja ini dapat mengganggu produktivitas kerja kita. Baca entri selengkapnya »

Pengetahuan Imam

Seseorang bernama Rumailah bertutur, “Pada masa-masa pemerintahan Imam Ali, aku sakit parah. Pada hari Jumat, aku sedikit sembuh. Aku berpikir, “Betapa baiknya bila aku mandi hari ini dan mendirikan shalat di belakang Ali.” Segera aku bangun dan setelah mandi, pergi ke mesjid. Ketika itu Ali as sedang menyampaikan khotbah Jumat, keadaanku kembali memburuk. Setelah shalat Imam as pergi ke tempat bernama Qasr, aku pun menyertainya. Beliau berkata kepadaku, ”Wahai Rumailah! Mengapa engkau gelisah?” Aku menceritakan kepadanya tentang rasa sakitku dan menjelaskan kepadanya kondisiku. Lantas Imam as berkata, “Wahai Rumailah, ketika seorang mukmin sakit, maka kami pun menderita karena sakitnya. Jika seseorang bersedih dan tertekan, maka kami pun bersedih. Jika seseorang berdoa, maka kami pun mengucapkan ’Amin’ atas doanya. Dan ketika ia diam (yakni ia berhenti berdoa), maka kami berdoa untuknya.’”
Rumailah bertanya kepada Imam as, “Tuanku, apakah engkau merujuk orang-orang mukmin yang tinggal di tempat ini (Qasr)? Apakah tentang mereka yang tinggal di pelosok bumi lainnya?”
Imam menjawab, “Wahai Rumailah, tiada seorang mukmin—di timur maupun di barat—yang tersembunyi dari kami.” (Bashair al-Darajaat; bagian 16, Hadis 1)

Tentang Mempercepat Kebaikan, Tiga yang Merusak, dan Serikat Kezaliman

1. Innallaha yuhibbu minal khayri ma yu’ajjalu. Sesungguhnya Allah mencintai kebaikan yang dipercepat pelaksanaannya, kata Nabi saw. (al-Kafi, 2:142) (23-4-2008; 09:45:17)
2. Nabi saw: Tiga orang yang merusak akalnya: yang padamkan cahaya pikirnya, dengan angan-angan panjangnya, yang hapuskan kearifannya dengan kelebihan omongnya, dan yang padamkan cahaya ilmunya dengan hawa nafsunya. (21-4-2008; 09:30:10)
3. Imam Baqir: Orang yang zalim, penolongnya, dan yang ridha dengan kezalimannya adalah tiga orang yang berserikat dalam dosa yang sama. (al-Kafi: 2) (11-4-2008; 18:28:09)

Tentang Syukur, Sedekah, dan Muhasabah

1. Nabi saw: Orang makan yang bersyukur mendapat pahala yang sama dengan orang puasa yang ikhlas. Orang sejahtera yang bersyukur sama pahalanya dengan orang sengsara yang bersabar. (al-Bihar 71:22) (1-6-2-2007;09:31:18)
2. Jika pagi-pagi kau bersedekah, kaulepaskan dirimu dari nahas (kesialan) hari itu; jika sore kau bersedekah, kaulepaskan dirimu dari nahas malam itu. (al-Bihar 96:176) (18-6-2007; 09:30:02)
3. Tiada yang berhak dilakukan manusia menyisihkan waktu khusus untuk memeriksa dirinya, merenungkan apa yang telah dilakukannya pada siang dan malam, kata Imam Ali (9-7-2007; 09:30:00)

AS dan Israel Siapkan Sistem Pertahanan Misil untuk Serang Iran

Meski PBB menyatakan puas atas kerjasama Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terkait program nuklir Negara Para Mullah itu, AS dan Israel tetap berkeyakinan bahwa program nuklir Iran adalah ancaman buat mereka. AS bahkan sudah membuat sistem misil yang diarahkan langsung ke Iran, sehingga bisa digunakan kapan saja diperlukan. Baca entri selengkapnya »

Syair Atthar, Rumi, dan Hafiz

Syair Atthar
Gar nahan guiy ayan ah gah bavad, gar ayan guiy nahan an gah bavad
Gar geham juiy chu bichun ast uw, an gah az har dou birun ast uw

Kalau engkau mengatakan bahwa Dia itu tersembunyi,
maka Dia sesungguhnya Mahanyata
Kalau engkau katakan bahwa Dia itu nyata,
Sesungguhnya Dia Mahagaib
Tapi bila engkau cari Dia di dalam keduanya, Dia pun tiada di dalam keduanya,
karena tidak ada yang menyerupai-Nya

(Dina Y. Sulaeman, Pelangi di Persia, Jakarta: IIMan, hal.57)

Syair Rumi
Quwwat-e Jibril az matbakh nabud
bud az didar-e khallaq-e waduud

Kekuatan Jibril bukanlah (bersumber) dari dapur (makanan)
(Dia kuat) karena telah berjumpa dengan Allah Yang Maha Pecinta

(Dina Y. Sulaeman, Pelangi di Persia, hal.219)

Syair Hafiz
Ziraki ra guftam in ahwal bain-e khandid-o guft
Sha’ab ruzi be wal ajab kari parishan alami
(Dengan cerdas aku berkata tentang sesuatu di antara tawa dan kata
Anehnya, suatu hari kesukaran akan datang dan pekerjaan menjadi sulit

(Dina Y. Sulaeman, hal.221)

Syair Milad Imam Hasan Askari

Bu-ye golha-ye beheshti za faza mi ayad
Athr-e ferdows ham aghus-e saba mi ayad
Hatefam guft ke milad-e hasan ast emruz
Ze injahat bu-ye behesht az hame ja mi ayad

Bau bunga-bunga surga merebak ke udara
wangi surga datang ke dalam ke pelukan pagi
kabar gaib datang, hari ini adalah kelahiran Hasan
karena itulah harum surga tertebar ke semua arah

(Dina Y. Sulaeman, Pelangi di Persia, hal.105-6)

Setelah Jalan Menapak

in memoriam Murtadha Muthahhari

Kupikir akhiri saja malam ini
kunang-kunang pun redup bersama pagi
kuharap sampai di sini
dari balik awan pun terlihat tanah
pepohonan berdiri
kukenang angin lalu pun
sebuah pintu tetap saja membuka
jalan matahari
kuraih puja puji pun
asa terbersit tetap saja mendekati doa
setelah jalan setapak
kucium kaki ibu berkali-kali
setelah jalan setapak
kusampaikan salam pada raja-raja
dari rahim kekasih
setelah jalan setapak
kucari lagi jejak
yang tercatat

M.H. Aripin Ali, Solo, 7-4-2008, 03:13:00

« Older entries