100 Tahun Hamka

hamka.jpg

Menurut sosiologi pengetahuan, intelektual besar kerap muncul dari jaringan besar, baik jaringan ke atas, ke samping, maupun ke bawah. Para pemikir besar galibnya memiliki guru-guru yang besar; berinteraksi dan diuntungkan oleh kehadiran para pemikir (besar), sezaman; sebagai mitra maupun “lawan” yang mematangkan pemikiran; juga jaringan murid-muridnya yang mengikuti dan menyempurnakan pemikiran gurunya. Hamka memiliki semua itu. (Yudi Latif, Kompas 18 Februari ’08)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: