Selintas Tafsir atas Ziarah Imam Zaman as

TULISAN ini akan membahas seputar ziarah kepada Imam Mahdi, Imam zaman kita, pada hari Jumat. Namun sebelum mengupas lebih jauh ihwal tafsir ziarah di hari Jum’at itu, perlu kiranya kita memahami keutamaan hari Jumat di dalam Islam.
Keutamaan Hari Jum’at
Islam memberikan penghargaan terhadap hari Jum’at. Sementara semua hari dalam seminggu adalah milik Allah, hari Jum’at menunjukkan keutamaannya.
Perhatikanlah hadis-hadis berikut.
1. Imam Musa Kazhim as mengatakan, “Allah menciptakan para nabi dan washi—salam atas mereka semua—pada hari Jum’at.” (Bihar al-Anwar, jil.15, hal.22 diriwayatkan dari Bashâir ad-Darajât)
2. Imam Muhammad Baqir as meriwayatkan, “Jum’at dinamakan sebagai Jum’ah (جمعه) lantaran pada hari itu Allah mengumpulkan seluruh makhluk dan mengambil satu perjanjian dengan mereka menyangkut keesaan-Nya, kenabian Nabi Muhammad saw, dan wilayah Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as (Tahdzib al-Ahkam, oleh Syekh Thusi ra, jil.3, hal.3)
3. Nabi saw menyabdakan, “Hari Jum’at adalah hari ibadah. Jadi, sembahlah Allah sebanyak mungkin pada hari itu.” (Bihar al-Anwar, jil.59, hal.18-19)
4. Imam Ja’far Shadiq as mengatakan, “Hari Jum’at adalah hari raya bagi kaum Muslim. Pahalanya lebih besar daripada hari Idul Fitri dan hari Idul Adha. Hari raya terbesar adalah hari raya al-Ghadir yang jatuh pada 18 Dzulhijjah dan bahkan kejadian Idul Ghadir terjadi pada hari Jum’at. Al-Qa’im (Imam Mahdi) kami akan muncul kembali pada hari Jum’at. Bahkan hari kiamat akan terjadi pada hari Jum’at.” (Bihar al-Anwar, jil.59, hal.26).
5. Nabi saw bersabda, “Hari Jum’at adalah penghulu semua hari.” (Bihar al-Anwar, jil.40, hal.47)
6. Imam Muhammad Baqir as berkata, “Keutamaan hari Jum’at di bulan Ramadhan dari hari Jum’at di bulan-bulan lain seperti keutamaan Nabi saw dari para nabi yang lain.” (Wasa’il asy-Syi’ah, jil.10, hal.363)
7. Dalam hadis yang panjang yang berasal dari Imam Ali Hadi as disebutkan bahwa masing-masing hari mempunyai pemiliknya. Disebutkan dalam hadis itu, pemilik hari Jum’at adalah Imam Mahdi as.
Tafsir Ziarah Imam di Hari Jum’at
Setelah menyebutkan hadis di atas (No.7), ulama terpandang dan perawi doa-doa dan ziarah, Sayid Ibnu Thawus meriwayatkan ziarah kepada para imam as selama seminggu. Ahli hadis yang paling terpercaya, Syekh Abbas Qummi ra, juga mencatat ziarah untuk hari-hari yang berbeda dalam kompilasinya yang berharga, Mafatih al-Jinan.
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا حُجَّةَ اللَّهِ فِي أَرْضِهِ، ‘
Salam atasmu wahai hujjah Allah di atas bumi-Nya,
Ada tiga pengertian salam yang patut kita renungi.
Pertama, as-Salam merupakan salah satu nama Allah. Jadi, ketika kita mengucapkan assalamu ‘alayka (salam atasmu) sebenarnya kita tengah mendoakan agar sifat Allah (as-Salam) bersemayam kepada orang yang kita salami sekaligus mendoakan agar Dia melindungi orang yang kita salami.
Ucapan salam seorang mukmin kepada Imam Zaman tak keluar dari makna di atas. Dan, Imam as menjawabnya hanya kita saja yang tak mendengar.
Kedua, salam dalam arti berserah atau ketundukan. Dalam ucapan assalamu ‘alayka, kita sesungguhnya menyatakan penyerahan diri kepada al-Hujah, Imam Mahdi, dengan menunaikan apa-apa yang menjadi perintahnya. Maka, ketika seseorang mukmin berziarah dengan salam tersebut, ia diuji dengan perkataannya, yakni, apakah ia akan mengikuti (tunduk pada) kata-kata Imam as ataukah hawa nafsunya.
Pengertian ketiga salam adalah proteksi atau keamanan. Yakni, apabila seseorang mengucapkan assalamu ‘alayka, itu artinya ia tengah memberikan jaminan keamanan atau keselamatan dari dirinya kepada orang yang disalaminya.
Dalam konteks ziarah kepada Imam Mahdi, artinya, seorang mukmin berjanji untuk memberikan keselamatan kepada Imam as dengan cara tidak menyakitinya, baik secara fisik maupun ruhani, secara langsung maupun tidak langsung. Na’udzubillah min dzalik.
Frase al-Hujjah patut kita perhatikan. Hujjah berarti bukti. Hujjatullah artinya bukti Allah. Pluralnya adalah al-hujjaj. Kata ini disebutkan dalam beberapa ayat al-Quran seperti dalam al-Baqarah: 150, an-Nisa: 165, asy-Syura: 115. Dalam tiga ayat di atas, kata itu telah digunakan dalam pengertian bukti. Misalnya, dalam an-Nisa ayat 165, Allah berfirman, (Mereka Kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Seperti halnya para nabi dan rasul as yang merupakan bukti-bukti Allah, para imam maksum as juga memiliki status ini. Dalam sebuah hadis, para nabi, para washi, dan para imam as telah digambarkan sebagai hujah lahiriah, sementera akal dilukiskan sebagai hujah batiniah. Hadis ini popular dengan sebutan “hadis Ibnu Sikkit”. Dalam hadis ini, Ibnu Sikkit, seorang ulama Ahlulbait yang tersohor dan terpercaya juga seorang pakar dalam sastra Arab, bertanya kepada Imam Ali Ridha as, “Mengapa Allah memberikan mukjizat yang berbeda-beda kepada para nabi?” Ketika Imam as menjawab pertanyaan ini, ia bertanya kembali, “Sekarang (karena tidak adanya para nabi), siapakah yang menjadi hujah Allah di muka bumi?” Imam as menjawab, “Akal, karena melalui akallah engkau bisa menetapkan keyakinan-keyakinan hujah Allah yang asli dan membedakannya dari yang palsu. Dalam hal ini, engkau bisa menolak para pengklaim.” (al-Kafi, jil.1, hal, 24; Bihar, jil.1, hal.105)
Teranglah dari hadis ini bahwa imam merupakan hujah lahir sementara akal adalah hujah batin. Dengan kata lain, imam adalah akal lahir, sementara akal adalah imam batin. Orang yang memiliki akal dan pemahaman tentu saja akan mengakui imamah imam di zamannya. Di sisi lain, pengikut Imam memiliki akal dan pemahaman yang mengantarkannya kepada pemahaman Imam. Hanya mereka yang akalnya tertutuplah (dengan dosa dan maksiat) yang menolak Imamah dari imam yang sejati. Itulah sebabnya, imam merupakan hujah ultimat Allah yang setelah itu orang-orang yang tertinggal tidak punya alasan atau dalih terhadap Allah.
Catatan Penting
Kata ardhihi artinya bumi Allah. Kata ganti hi merujuk pada Allah. Namun, kata “bumi” yang disebutkan dalam ziarah tidak hanya menunjuk bumi ini yang kita lihat di sekeliling kita. Sebaliknya, ia mengacu pada semua alam yang telah diciptakan oleh Allah Swt. Hadis berikut merupakan isyarat akan hakikat ini.
Imam Shadiq as memberitahukan, “Sesungguhnya bagi Allah ada 12.000 alam. Masing-masing alam ini lebih luas dari tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi. Ini adalah alam-alam yang bisa dilihat (oleh mata manusia). Selain dari alam ini, ada alam-alam yang tidak bisa dilihat (oleh mata manusia). Aku adalah hujah Allah untuk alam-alam ini.” (Tafsir Nur ats-Tsaqalain, jil.1, hal.16, hadis 72, diriwayatkan dari al-Khishal, jil.2, hal.171-172)
Dunia Tidak Pernah Kosong dari Hujah Allah
Satu kepercayaan yang kukuh di kalangan Muslim Syi’ah adalah bahwa bumi tidak pernah kosong dari hujah Allah meski sedetik. Apabila bukti Allah tidak ada, bumi akan hancur. Sebaliknya, seluruh semesta akan dihancurkan. Dalam konteks ini, Imam Shadiq as mengingatkan, “Jika bumi kosong dari hujah, ia akan dihancurkan.” (al-Kafi, jil.1, “Kitab al-Hujjah”)
Hujah Allah yang maksum telah diuraikan oleh Imam Ali as dalam suatu khotbah.
Saat di Kufah, Amirul Mukminin as menyampaikan sebuah khotbah panjang yang di dalamnya beliau melontarkan hal berikut:
“ Ya Allah! Adalah penting bagi-Mu untuk memiliki hujah-hujah di bumi-Mu. Satu hujah setelah hujah yang lain atas makhluk-Mu agar mereka (hujah-hujah) bisa membimbing mereka kepada agama-Mu dan mengajari mereka ilmu-Mu sehingga para pengikut kekasih-kekasih-Mu tidak terpencar (meskipun hujah-hujah ini) tampak tanpa ditaati, atau tersembunyi, cemas dan harap. Sekalipun pribadi-pribadi mereka tersembunyi dari orang-orang di masa damai dalam suatu pemerintahan yang zalim, pengetahuan mereka yang luas tak akan pernah tersembunyi dari mereka dan akhlak mereka akan menghunjam kuat di kalbu orang-orang mukmin. Orang-orang akan beramal atas (teladan) mereka, dekat dengan apa yang diasingkan oleh kaum pengingkar dan yang ditolak oleh kaum kafir kepada Allah. …”
Kemudian ia mengatakan:
“Ya Allah, sesungguhnya aku mengetahui yang gaib bahwa ilmu secara keseluruhan tidak akan tertutup ataupun substansinya akan terhapus. Karena sesungguhnya, Engkau tidak akan meninggalkan bumi-Mu kosong dari seorang hujah atas makhluk-Mu, baik ia itu tampak dan dipatuhi maupun tersembunyi dan tidak ditaati….”[] (Diterjemahkan dan diedit seperlunya oleh redaksi dari “Exegesis of Imam Zamana’s (a.t.f.s.) Ziarat”, Al-Muntazar Magazine, edisi Sya’ban 2006)

1 Komentar

  1. sunan kuning penebar pesona said,

    Desember 6, 2007 pada 4:43 pm

    PANTUN GELOMBANG CINTA
    ( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
    Oleh : Maulana Mahbub Al – Majnun

    NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
    TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
    HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
    KESEWENANG – WENANGAN MERAJALELA

    SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
    LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
    BENCANA JADI OBYEK WISATA
    PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

    DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
    AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
    TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
    NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

    BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
    ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
    TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
    NUSANTARA MENUJU KIAMAT

    KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
    KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
    BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
    TAPI KAMI SELALU TERTIPU

    NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
    SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
    BERHARAP – BERDOA SEPANJANG WAKTU
    KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

    KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
    BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
    SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
    PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

    KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
    INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
    AKAN MUNCUL SEORANG RATU
    YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

    KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
    MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
    DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
    ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

    AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
    KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
    WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
    SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

    AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
    KARENA LAKUMU – LAKU YANG SUCI
    WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
    SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

    MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
    LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
    BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
    PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

    UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
    SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
    MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
    BUKAN WAHYU AGAMA BARU

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    TERBITNYA FAJAR – SANG MENTARI HARAPAN
    LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
    GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

    KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
    ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
    KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
    TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
    JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

    KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
    DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
    YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
    DEMI TEGAK HUKUM – KEADILAN ILAHI

    NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
    SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
    SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
    CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
    HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

    RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
    TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
    CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
    LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

    KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
    KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
    LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
    KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

    BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
    DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
    SATRIO – PINANDITA SIAP MENEMANI
    SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

    TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
    KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
    BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
    MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

    WAHAI APARAT – PENEGAK HUKUM NEGARA
    WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
    WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
    APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

    Semarang,15 November 2007
    Ditemani Gudang Garam Surya
    Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
    Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

    Hidayah datang tak pandang bulu
    Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
    salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
    Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
    “MALIKUL MUQSITH”
    Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
    MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
    Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
    IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.

    Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh – ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fasilitas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

    Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal – karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

    Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

    1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.

    2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

    3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi – nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
    a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
    b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
    c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

    4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
    a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
    b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
    c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

    Minimal pertanyaan – pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku – aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
    Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

    Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
    Sekian..

    Tertanda,
    01’12’2007
    Sunan Kuning Penebar Pesona
    Indonesia

    Keyakinan lebih berharga dari kajian seribu kitab
    Wacana diatas bertujuan untuk menjembatani pemikiran rakyat, Terima kasih atas kesediaannya untuk menyebar luaskan informasi diatas.
    salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: