Shalat Awal Waktu

Minggu kemarin saya berbincang dengan salah seorang teman saya, Y. Semula, kami membicarakan soal proyek penulisan buku yang sedang kami garap. Sampai akhirnya, kami tiba pada persoalan surat menyurat yang terjadi antara Imam Zaman dan pengikutnya dalam buku Sang Pembebas terbitan salah satu penerbit di Jakarta.
Dalam surat itu, si penanya menanyakan, “Bagaimana kami bisa menghinakan dan merendahkan setan?” Imam Zaman as menjawab, “Mendirikan shalat pada awal waktunya merupakan sebab terhinanya setan.”
Ketika membahas shalat awal waktu, Y digoda oleh si X karena Y ini, menurut X, jarang shalat pada awal waktunya sehingga, dengan demikian, jarang menghina dan meremehkan setan. Digoda si X, Y hanya tersenyum.
Kepada saya, Y bercerita bahwa ia merenungkan apa makna perkataan Imam mengenai shalat awal waktu. Eureka! Ia merasa bahwa pernyataan Imam Zaman itu harus dihadapkan dengan hal lain yakni shalat awal waktu itu baru bisa disebut menghina setan ketika seluruh program hidup Muslim diorientasikan pada Yang gaib sebagaimana yang tercantum dalam al-Baqarah ayat-ayat awal. “Karena,” kata Y, “jika tidak dipahami demikian, maka shalat awal waktu menjadi sebuah rutinitas yang hampa makna.”
Saya tercenung memikirkan apa yang dikatakannya. Terkadang saya merasa Y itu memperumit apa yang sederhana.
Dahsyat! Tiba-tiba dia berkata sesuatu yang kupikirkan. “Ana tidak setuju dengan istilah memperumit. Yang saya inginkan, sebagaimana pesan Pemimpin, adalah untuk kondisi muslim Indonesia, kebiasaan berpikir harus ditradisikan. Sehingga, elan vital dari Islam dapat ditangkap oleh mereka.”
Dari semua obrolan itu, akhirnya kami punya kesimpulan sementara bahwa, pertama, orientasi kehidupan harus diarahkan kepada Yang Gaib (alam spiritual); kedua, shalat awal waktu hendaknya bukan semata kebiasaan saja (atau tuntutan kantoir (sic!)). Karena, sesungguhnya shalat awal waktu itu mengisyaratkan kepada muslim untuk mengatur program hidupnya dengan mengikuti jam-jam ilahi.
Damned! Aku sendiri belum shalat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: