Ziarah

Ketika kubur bertemu nisannya
para mullah meramalkan usia kesetiaan
tapi apa yang istimewa dari kematian?
perjalanan tradisi ke tanah tua
mengurai daging sendiri

setelah menikam diamku dengan kenangan
kenapa kaukuburkan lagi jiwaku di sebelahnya?
tidak terlihatkah akar ilalang di atas gundukan
selalu mengajakku mengganti daun-daun tersabit
tulang belulang pun mengeraskan sejarah secukupnya
maka, selamat tinggal!
kuusung semangatmu mencari tanah mati

(In memoriam: Imam Khomeini, Ayatullah Syekh Fadhil Lankarani, Ayatullah Mirza Ali Taskhiri, Ayatullah Sayid Murtadha Askari)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: