The Transformative Power of the Fear of God

By Sheikha Fatima Fleur Nassery Bonnin

Bismillaah ir Rahmaan ir Rahiim
In the name of Allah, The Merciful, The Compassionate

One of the common reactions that people have against religious teachings is in relation to the subject of the fear of God. Fear of what could happen to them in the hereafter and how they will be punished. Consequently, some people react by denial and some want to jump on the band wagon of love, not knowing that love does not enter a heart which has not been in awe of God.
So let us spend a little time looking at the role of fear, its uses, misuses and who is afraid. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Delapan Positif dan Delapan Negatif

Oleh: The Sie Bien & Lie Ming Sen

Banyak hal yang bisa kita perbuat untuk mengoptimalkan kehadiran kita di dunia ini sehingga alam dan lingkungan pun akan bersikap positif kepada kita. Berikut adalah delapan hal yang patut dilakukan dan dibina sepanjang masa:

1. Banyak mendengarkan Tao ().
Dari seluruh pelajaran-pelajaran Tao () yang sudah diterangkan secara tidak tertulis, berapa banyak yang kita tangkap? Bukan saja hanya mendengar tetapi kita diharuskan menghayati maknanya, sehingga kita dapat maju selangkah. Dan dengan sering mendengarkan Tao () maka akan lebih cepat maju kita melangkah. Baca entri selengkapnya »

Ban Mobil Nissan X-Trail dan Kambing Qurban

Oleh Jojo Wahyudi

Kuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban.
Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan
spontan aku menutupnya dengan saputangan.

Suasana di tempat itu sangat ramai, dari para penjual yang hanya bersarung
hingga ibu-ibu berkerudung Majelis Taklim, tidak terkecuali anak-anak yang
ikut menemani orang tuanya melihat hewan yang akan di-Qurban-kan pada Idul
Adha nanti, sebuah pembelajaran yang cukup baik bagi anak-anak sejak dini
tentang pengorbanan NabiAllah Ibrahim & Nabi Ismail. Baca entri selengkapnya »

Ibn Arabi’s Hermeneutics and Criticisism

by Arif Mulyadi and Salman Parisi

Biography
Ibn `Arabi (Abu Bakr Muhammad ibn al-`Arabi al-Hatimi al-Ta’i) (1165-1240) – entitled with the honorifics al-Shaikh al-akbar (“The Greatest Teacher”) and Muhyi al-Din (“The Reviver of Religion”) – was born in Mucia in the Andalusian regional of Southern Spain, in a family of pure Arab blood (hence his name), and educated in Seville. When only twenty he already possessed profound spiritual insights. There is a story of him at this age meeting the great Aristotlean philosopher Averroes, who was shaken by the encounter with such a divine teacher.
Until 1198 Ibn `Arabi spent his life in Andalusia and North Africa meeting other Sufis and scholars and occasionally engaging in debates. All this time he had been having various mystical visions. In that year he had a vision ordering him to depart from the East where he would spend the rest of his days. Baca entri selengkapnya »

Ada Apa dengan Maroko?

oleh Yasin Abdus Salam

Fakta bahwa ada pengikut Ahlulbait di Maroko semestinya bukanlah suatu kejutan mengingat kenyataan bahwa di manapun kaum Muslim berada, kaum Syi’ah juga ada. Sejarah Islam di Maroko dapat dilacak hingga ke tahun 683 ketika Uqbah bin Nafi, pemimpin Dinasti Umayah di Damaskus, menaklukkan kawasan tersebut. Ketika banyak orang Berber bersegera menganut Islam, hal ini tidak serta merta menjamin dukungan mereka kepada para penakluk Arab mereka yang mengenakan pajak tinggi kepada mereka, memperlakukan kaum muallaf sebagai Muslim kelas dua, dan yang paling buruk, bahkan memperbudak mereka. Sebagai akibatnya, banyak orang Berber menjadi cenderung kepada ajaran-ajaran Khawarij, Isma’iliyah, dan Syi’ah Imamiyah. Baca entri selengkapnya »

Garis Hidup Anda

GedePrama

Angka-angka dalam tanggal lahir Anda menyimpan banyak makna.

Jumlahkan sampai menjadi satu angka, lalu lihat artinya? (misalnya Anda lahir tanggal 25 desember 1988, jumlahkan 25 + 12 + 1988 = 2 + 5 + 1 + 2 + 1 + 9 + 8 + 8 = 36 = 3 + 6 = 9)

Garis Hidup 1

Misi hidupnya adalah untuk bisa selalu independen.
Ada dua bagian dalam proses mencapai hal ini: pertama, Anda harus belajar untuk berdiri di atas kedua kaki dan tidak tergantung pada orang lain. Kemudian setelah Anda benar-benar bebas dan independen, belajarlah untuk menjadi pemimpin. Banyak jenderal, pemimpin perusahaan, dan politikus mempunyai angka “Garis Hidup” 1. Baca entri selengkapnya »

Karya-karya Terjemahan dan Suntingan

1. Prof. Dasteghib. Dosa-dosa Besar. (Jakarta:Cahaya), November 2007 (terjemahan).
2. Syekh Ja’far Hadi. Yuk, Baca al-Quran. (Jakarta:Al-Huda), September 2007 (suntingan)
3. Idrus Hasan. Dicintai Allah dengan Tahajud.(Jakarta:Arifa), Oktober 2007 (suntingan)
4. Dastghaib Shirazi. Bermasyarakat Menurut Al-Quran. (Jakarta:Al-Huda), Oktober 2005 (suntingan)
5. Muhammad Baqir Shadr (et. al). Sang Pembebas (Jakarta:Al-Huda), Oktober 2007 (terjemahan untuk vol.1)
6. Muhammad Baqir Shadr. Sistem Politik Islam: Suatu Pengantar. (Jakarta:Lentera) (terjemahan)
7. Kamal Faqih Imani. Bunga Rampai Hikmah: Kumpulan Hadis Tematik Keluarga Nabi saw. (Jakarta:Al-Huda), April 2003 (suntingan)
8.Mehdi Montazer Qaem. The Gospel of Ali. (Jakarta:Citra). Desember 2006 (penerjemah dengan Tim Citra)
9. M. Ali Mujahidi. Bingkisan Alam Lahut. (Jakarta:Al-Huda). 2007 (suntingan)
10. Murtadha Muthahhari. Pengantar Pemikiran Shadra:Filsafat Hikmah. (Bandung:Mizan), April 2002 (terjemahan, bareng Musa Kazhim) Baca entri selengkapnya »

Pentingnya Proses Editing Tulisan Anda

Oleh : Wilson Lalengke

KabarIndonesia – Banyak orang besar, atau yang memiliki potensi untuk menjadi orang besar, mengalami kegagalan bukan karena hambatan dan masalah besar, melainkan terjerembab hanya oleh karena kerikil-kerikil kecil yang mengganjal perjalanan kerja-nya. Demikian juga dalam dunia tulis-menulis. Teramat banyak orang gagal karena masalah-masalah sepele yang luput dari perhatiannya. Tidak terhitung jumlah tulisan, berita, artikel, dan lain sebagainya yang dengan terpaksa “mental” dari meja redaksi surat kabar hanya karena kesalahan dua atau tiga kata yang salah tulis atau salah ketik. Baca entri selengkapnya »

Ihwal Menjalani Hidup

Ketahuilah, jika kamu melupakan kebenaran dan tidak menerapkannya dalam hidupmu, cepat atau lambat kamu akan meninggalkan jalan itu karena kelupaan terhadap kebenaran menunjukkan kurangnya iman kepada Allah, dan kurangnya kedamaian yang dibawa oleh rasa puas pada nasibnya. Iman kepada Allah menunjukkan pengetahuanmu bahwa kamu tak mampu melakukan apa pun dengan dirimu, dan bahwa kamu tahu sangat sedikit. Karena itu, kamu lemah; kamu tergantung kepada-Nya, Sang Mahakuasa dan Mahatahu. Ini akan memberimu kedamaian hati. (Selamat Sampai Tujuan, hal.86)

Selintas Tafsir atas Ziarah Imam Zaman as

TULISAN ini akan membahas seputar ziarah kepada Imam Mahdi, Imam zaman kita, pada hari Jumat. Namun sebelum mengupas lebih jauh ihwal tafsir ziarah di hari Jum’at itu, perlu kiranya kita memahami keutamaan hari Jumat di dalam Islam. Baca entri selengkapnya »

« Older entries