<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>FAJAR TIMUR</title>
	<atom:link href="http://fajartimur.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fajartimur.wordpress.com</link>
	<description>agar pengetahuan tidak membusuk</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Nov 2009 03:47:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fajartimur.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/c8804d32219de04c04c4563faa81dc07?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>FAJAR TIMUR</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Dua Belas Hal untuk Menjaga Iman: Nasihat Ulama</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/20/dua-belas-hal-untuk-menjaga-iman-nasihat-seorang-ulama/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/20/dua-belas-hal-untuk-menjaga-iman-nasihat-seorang-ulama/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 03:42:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah Abadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kutipan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[PENULIS buku Fikih Musafir (Cahaya, 2009), Abdul Hadi dan Sayid Muhammad Taqi al-Hakim menasihati kaum Muslim dua belas hal untuk menjaga keimanan. Berikut nasihat mereka.
1. Terus-menerus membaca surah atau ayat-ayat al-Quran setiap hari semampunya, atau mendengarkan suara lantunan al-Quran dengan hati yang khusyuk, penuh renungan, dan tafakur. Karena di dalam al-Quran terdapat bukti-bukti yang nyata [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=505&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>PENULIS buku <em>Fikih Musafir</em> (Cahaya, 2009), Abdul Hadi dan Sayid Muhammad Taqi al-Hakim menasihati kaum Muslim dua belas hal untuk menjaga keimanan. Berikut nasihat mereka.<br />
1. Terus-menerus membaca surah atau ayat-ayat al-Quran setiap hari semampunya, atau mendengarkan suara lantunan al-Quran dengan hati yang khusyuk, penuh renungan, dan tafakur. Karena di dalam al-Quran terdapat bukti-bukti yang nyata dari Tuhanmu, petunjuk, dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. <em>Dan apabila dibacakan al-Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat</em> (QS al-A’raf: 203-204) </p>
<p>Hal itu karena “Tidak seorang pun yang berteman dengan al-Quran, kecuali al-Quran itu akan melakukan penambahan atau pengurangan, yaitu penambahan dalam petunjuk atau pengurangan dari kebutaan. Ketahuilah bahwa tidak ada kefakiran bagi seseorang setelah dia (berteman) dengan al-Quran, dan tidak ada kekayaan yang lebih besar bagi seseorang setelah dia (berteman) dengan al-Quran. Karena itu, obatilah penyakit-penyakit kalian dengannya, mintalah bantuan untuk melindungi diri kalian dengannya. Sungguh di dalam al-Quran terdapat penyembuh untuk penyakit terbesar, yaitu kekafiran, kemunafikan, kesalahan dan kesesatan. Dengan demikian, maka mintalah kepada Allah dengannya, menghadaplah kepada-Nya dengan mencintainya. Janganlah sekali-kali kalian meminta kepada makhluk-Nya dengan al-Quran. Sungguh tidak ada hamba yang dapat menghadap kepada Allah seperti halnya orang yang menghadap-Nya dengan al-Quran. Ketahuilah, al-Quran adalah pemberi syafaat dan berkata jujur. Barangsiapa yang diberikan syafaat oleh al-Quran kepadanya di hari Kiamat, maka dia pasti akan mendapat syafaat dari Allah.”[1] <span id="more-505"></span><br />
Sungguh “Orang yang membaca al-Quran dan dia seorang pemuda yang mukmin, maka al-Quran akan bercampur dengan daging dan darahnya. Dan Allah akan menjadikan orang tersebut bersama orang-orang mulia yang suci, dan al-Quran akan menjadi penghalang baginya (dari api neraka) di hari kiamat kelak.”[2]<br />
Ada beberapa mushaf beserta tafsir singkatnya yang mudah dibawa dan banyak memberi manfaat ketika seseorang berada dalam pengasingan.</p>
<p>2. Menjalankan shalat wajib tepat pada waktunya, bahkan shalat selain wajib sekalipun jika memungkinkannya.[3] Dalam riwayat, ketika dalam Perang Mu’tah, Nabi saw menasihati Abdullah bin Rawahah dan berkata kepadanya, “Sungguh kamu akan mendatangi sebuah negara yang di dalamnya jumlah orang yang sujud di sana sangatlah sedikit. Maka dari itu, perbanyaklah kamu untuk bersujud.”<br />
Zaid bin Syaham meriwayatkan dari Abu Abdillah, bahwa dia mendengar Abu Abdillah berkata, “Sebaik-baik amal yang paling dicintai Allah Àzza wa Jalla adalah shalat. Itu adalah pesan terakhir dari pesan-pesan yang disampaikan oleh para nabi.”[4]</p>
<p>Imam Ali telah berwasiat kepada kita tentang shalat, beliau berkata, “Perhatikanlah urusan shalat dan jagalah dia. Perbanyaklah menunaikannya dan mendekatlah kepada Allah dengannya, karena sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. Tidakkah kalian mendengar jawaban penduduk neraka ketika mereka ditanya apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? <em>Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,” </em>(al-Muddatstsir: 42-43). </p>
<p>Sesungguhnya shalat itu dapat meruntuhkan dosa seperti runtuhnya dedaunan dari pohon dan melepaskan dosa seperti lepasnya tali dari ikatan. Rasulullah saw mengibaratkan shalat ini dengan kamar mandi yang ada di depan pintu seseorang. Dalam waktu sehari semalam dia mandi lima kali, maka tidak akan ada kotoran sedikit pun yang tersisa pada dirinya.”[5]</p>
<p>3. Membaca doa, munajat, dan berzikir yang mudah. Ini semua mengingatkan akan dosa dan membawa orang untuk bertaubat, mendorong manusia untuk menjauhi keburukan, dan menambahkan bekal kebaikan. Misalnya, doa-doa Shahifah Sajjadiyah Imam Ali Zainal Abidin, doa Kumail bin Ziyad, dan doa-doa bulan Ramadhan seperti doa Abu Hamzah ats-Tsumali dan doa sahur, serta doa mingguan dan lain sebagainya.<br />
Penyucian seperti ini sangat dibutuhkan bagi setiap Muslim terutama mereka yang berada di negara selain negara Islam.</p>
<p>4. Secara rutin mendatangi pusat-pusat dan lembaga Islam yang sering mengadakan hari-hari besar dan peringatan keagamaan, hari kelahiran, majelis kesedihan, dan peringatan-peringatan keagamaan lainnya yang dapat memberi nasihat, pengarahan, dan wawasan baik pada bulan Ramadhan, Muharram, Shafar, ataupun pada bulan, hari serta waktu-waktu lainnya.</p>
<p>Kemudian hendaknya seorang mukmin segera menghidupkan peringatan-peringatan seperti ini di rumah-rumah mereka, ketika berada di negara-negara yang sangat membutuhkan adanya pusat lembaga Islam.</p>
<p>5. Menghadiri berbagai pertemuan dan muktamar Islam yang diadakan di negara-negara tersebut serta bergabung di dalamnya.</p>
<p>6. Membaca kitab, majalah, serta koran-koran Islam agar dapat mengambil manfaat darinya dan sekaligus menikmatinya sebagai khazanah keilmuan.</p>
<p>7. Mendengarkan berbagai macam kaset yang berisikan ceramah-ceramah Islam yang telah disiapkan oleh para ustad dan para penceramah besar. Sebab, di dalam kaset-kaset ceramah tersebut terdapat nasihat dan peringatan.</p>
<p>8. Menjauhi tempat-tempat hiburan dan kerusakan, termasuk menghindari menyaksikan acara televisi yang buruk serta saluran khusus yang memberikan tayangan-tayangan yang tidak sesuai dengan akidah, agama, norma, kebiasaan, tradisi, dan pemikiran kita serta peradaban Islam.</p>
<p>9. Mencari sahabat yang saleh yang dapat diarahkan dan memberikan pengarahan, yang dapat diluruskan dan memberikan pelurusan. Hendaknya memanfaatkan waktu-waktu kosong untuk duduk bersama mereka dengan membahas sesuatu yang berguna. Hendaknya menjauhi persahabatan dengan teman-teman yang berperilaku buruk. Imam Shadiq meriwayatkan dari ayah-ayahnya, beliau berkata dalam sebuah hadis Rasulullah saw yang bersabda, “Tidak seorang Muslim pun yang dapat mengambil keuntungan setelah Islam seperti halnya saudara yang memberi keuntungan kepadanya di jalan Allah.”[6] </p>
<p>Maisarah bercerita bahwa Imam Abu Ja’far Shadiq bertanya kepadanya, “Apakah kalian berbuat hampa, berbicara, serta berkata-kata sesuka kalian?” </p>
<p>“Benar, demi Allah, kami adalah hampa dan berbincang-bincang serta berkata sesuka kami,” jawab Maisarah.<br />
Lalu beliau berkata, “Ingatlah demi Allah, aku sangat berkeinginan bisa bersama kalian ketika kalian berada di tempat-tempat tersebut. Ingatlah demi Allah, sungguh aku sangat mencintai bau wangi ruh kalian sedangkan kalian berada dalam agama Allah dan naungan malaikat-Nya. Maka dari itu, berusahalah dengan sikap menjaga diri dan semangat (beribadah).”[7]</p>
<p>10. Mengintrospeksi diri setiap hari atau setiap minggu tentang apa yang telah diperbuat. Apabila yang telah diperbuat adalah kebaikan, hendaknya bersyukur kepada Allah dan meningkatkannya lagi. Apabila yang telah diperbuat adalah keburukan, hendaknya meminta ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi. Nabi Muhammad saw telah berwasiat kepada Abu Dzar dan berkata kepadanya, “Wahai Abu Dzar, hisablah dirimu sebelum kamu dihisab karena sesungguhnya hal itu akan meringankan hisabmu di hari esok. Timbang-timbanglah dirimu sebelum kamu ditimbang, bersiaplah untuk menghadapi pertunjukan besar di hari pertunjukan yang tidak ada tersembunyi bagi Allah. Wahai Abu Dzar, tidak tergolong orang yang bertakwa hingga orang tersebut mengintrospeksi dirinya melebihi daripada seorang sekutu terhadap sekutunya. Mengetahui darimana asal minuman dan pakaiannya, apakah hasil dari yang halal ataukah dari yang haram.”[8]<br />
Imam Kazhim berkata, “Tidak termasuk golongan kami orang yang tiap harinya tidak melakukan hisab terhadap dirinya. Apabila telah melakukan kebaikan, dia meminta tambahan kepada Allah Ta’ala, dan apabila telah melakukan keburukan, dia meminta ampun kepada Allah dan bertaubat.”[9]</p>
<p>11. Memerhatikan bahasa Arab sebagai bahasa al-Quran dan bahasa berbagai sumber hukum Islam serta syariat. Di samping juga sebagai bahasa nenek moyang bagi kaum muslimin yang menggunakan bahasa Arab sekaligus memerhatikan anak-anaknya agar tidak berbicara dalam keluarga kecuali dengan bahasa Arab. Apabila status mereka adalah para pelajar yang mempelajari lebih dari satu bahasa asing, maka hendaknya mereka mempelajari bahasa al-Quran agar dapat meneruskan agama, warisan, norma, dan sejarah, serta peradaban mereka.</p>
<p>12. Memerhatikan generasi baru melalui pendidikan anak-anak agar mencintai kitab Allah dan senang membacanya dengan cara mengadakan lomba dan aktivitas lain yang dapat mendorong untuk ke arah sana. Membiasakan mereka beribadah dan berakhlak mulia, seperti sikap jujur, berani, tepat janji, dan mencintai orang lain. Kemudian hendaknya mengajak mereka pergi ke lembaga dan pusat-pusat Islam sehingga mereka akan menjadi terbiasa. Mengenalkan musuh-musuh Islam kepada mereka dan menanamkan semangat persaudaraan Islam dalam hati mereka. Mengajak mereka bergabung dalam berbagai peringatan dan hari-hari besar Islam. Mendidik mereka untuk mencintai kerja dan bersikap serius serta hal-hal lain yang bisa membantu mereka untuk meningkatkan pemahaman yang lebih baik tentang Islam. Dengan demikian, maka mereka akan bersikap yang lebih baik dalam hidup ini sesuai dengan nilai dan prinsip Islam itu sendiri.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<strong>Catatan</strong><br />
1. “Shubhi Shaleh” dalam Ali bin Abi Thalib, Nahj al-Balâghah, hal. 252.<br />
2. Al-Kulaini, al-Ushul min al-Kafi, jil. 2, hal. 603.<br />
3. Lihat bab “Istihbab Menjaga secara Kontinu Menunaikan Shalat Sunah” dalam al-Hurr al-Amili, Wasâ’il asy-Syî’ah, jil. 4, hal. 87-105.<br />
4. Al-Hurr al-Amili, op. cit., jil. 4, hal.38.<br />
5. “Kumpulan Shubhi Shaleh” dalam Ali bin Abi Thalib, op. cit., hal. 317.<br />
6. Al-Hurr al-Amili, op. cit., jil.12, hal.233.<br />
7. Al-Kulaini, op. cit., jil.2, hal.187. Lihat Bab “Ziyarat al-Ikhwan”, jil.2, hal.175 dan “Tadzukur al-Ikhwan”, jil.2, hal.186 dari kitab yang sama.<br />
8. Syaikh Tusi, al-Amali, jil.2, hal.19.<br />
9. An-Naraqi, Jami’ as-Saàdat, jil.3, hal.94.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/505/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=505&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/20/dua-belas-hal-untuk-menjaga-iman-nasihat-seorang-ulama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia Shalat Menurut Syeikh Bahjat qs</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/19/rahasia-shalat-menurut-syeikh-bahjat-qs/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/19/rahasia-shalat-menurut-syeikh-bahjat-qs/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 04:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[irfan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=502</guid>
		<description><![CDATA[
Ayatullah Bahjat berkata:
&#8220;Shalat melambangkan Ka&#8217;bah. Takbiratul ihram artinya menyingkirkan segala sesuatu selain Allah dan memasuki haram-Nya. Qiyam (berdiri) menggambarkan percakapan dua orang sahabat. Rukuk melambangkan ketundukan seorang budak di depan majikannya, dan sujud adalah peragaan puncak atas kerendahan, kehinaan, dan ketakberberdayaan di depan Majikan. Ketika si hamba kembali dari shalat, hadiah yang ia terima kembali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=502&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/muhammadandkaaba_small_3.jpg"><img src="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/muhammadandkaaba_small_3.jpg?w=209&#038;h=255" alt="" title="muhammadandkaaba_small_3" width="209" height="255" class="alignnone size-full wp-image-503" /></a></p>
<p>Ayatullah Bahjat berkata:<br />
&#8220;Shalat melambangkan Ka&#8217;bah. Takbiratul ihram artinya menyingkirkan segala sesuatu selain Allah dan memasuki haram-Nya. Qiyam (berdiri) menggambarkan percakapan dua orang sahabat. Rukuk melambangkan ketundukan seorang budak di depan majikannya, dan sujud adalah peragaan puncak atas kerendahan, kehinaan, dan ketakberberdayaan di depan Majikan. Ketika si hamba kembali dari shalat, hadiah yang ia terima kembali adalah ucapan salam dari Rabb-nya&#8230;&#8221;<br />
(Sumber: www.islamicdigest.net/v7core/category/irfan-gnosismysticism/page/14/)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/502/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/502/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/502/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=502&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/19/rahasia-shalat-menurut-syeikh-bahjat-qs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/muhammadandkaaba_small_3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">muhammadandkaaba_small_3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari-hari Penting di Bulan Dzulhijjah</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/19/hari-hari-penting-di-bulan-dzulhijjah/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/19/hari-hari-penting-di-bulan-dzulhijjah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 02:32:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Quick Read]]></category>
		<category><![CDATA[Softnews]]></category>
		<category><![CDATA[serba serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[1	: Pernikahan Imam Ali as dan Sayidah Fatima Zahra as
7	: Kesyahidan Imam Muhammad Baqir as (w. 114 H)
9	: Hari Arafah, Kesyahidan Muslim bin Aqil as
10	: Idul Adha
15	: Hari kelahiran Imam Ali Hadi Naqi as (l. 212 H)
18	: Idul Ghadir (10 H)
19/23	: Kesyahidan Maytsam at-Tammar (pengikut Ali) ra.
24	: Peristiwa Mubahalah 10 H
24	: Peristiwa penunaian sedekah Imam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=500&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1	: Pernikahan Imam Ali as dan Sayidah Fatima Zahra as<br />
7	: Kesyahidan Imam Muhammad Baqir as (w. 114 H)<br />
9	: Hari Arafah, Kesyahidan Muslim bin Aqil as<br />
10	: Idul Adha<br />
15	: Hari kelahiran Imam Ali Hadi Naqi as (l. 212 H)<br />
18	: Idul Ghadir (10 H)<br />
19/23	: Kesyahidan Maytsam at-Tammar (pengikut Ali) ra.<br />
24	: Peristiwa Mubahalah 10 H<br />
24	: Peristiwa penunaian sedekah Imam Ali as dalam keadaan rukuk<br />
25	: Penerimaan khilafah formal oleh Imam Ali as</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/500/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/500/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/500/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=500&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/19/hari-hari-penting-di-bulan-dzulhijjah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat-nasehat Imam Muhammad al-Jawad as</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/18/nasehat-nasehat-imam-muhammad-al-jawad-as/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/18/nasehat-nasehat-imam-muhammad-al-jawad-as/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 08:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadis Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah Abadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=495</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini, akhir Dzulqa&#8217;dah, menurut sebagian riwayat dari kalangan pecinta Ahlulbait Nabi saw, merupakan hari syahadah Imam Muhammad al-Jawad, khalifah ke-9 kaum Muslim. Beliau syahid karena diracun oleh istrinya, Ummu Fadhl, putri Khalifah Makmun Abbasi. Kesyahidan beliau karena diracun oleh istri sendiri mirip dengan kesyahidan Imam Hasan al-Mujtaba as, Khalifah ke-2 kaum Muslim, yang juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=495&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/imam_taki-148x193.jpg"><img src="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/imam_taki-148x193.jpg?w=148&#038;h=193" alt="" title="Imam_Taki-148x193" width="148" height="193" class="alignnone size-full wp-image-498" /></a></p>
<p><em>Hari ini, akhir Dzulqa&#8217;dah, menurut sebagian riwayat dari kalangan pecinta Ahlulbait Nabi saw, merupakan hari syahadah Imam Muhammad al-Jawad, khalifah ke-9 kaum Muslim. Beliau syahid karena diracun oleh istrinya, Ummu Fadhl, putri Khalifah Makmun Abbasi. Kesyahidan beliau karena diracun oleh istri sendiri mirip dengan kesyahidan Imam Hasan al-Mujtaba as, Khalifah ke-2 kaum Muslim, yang juga syahid karena diracun oleh istrinya atas suruhan Muawiyah. Bedanya, jika Imam Hasan al-Mujtaba syahid disaksikan oleh adik-adiknya seperti Imam Husain, Zainab, dan lain-lain, Imam al-Jawad tak dihadiri oleh siapa-siapa. Sebagai penghormatan kepada beliau, berikut kami kutipkan sejumlah nasehat Imam al-Jawad kepada manusia.</em></p>
<p><strong>Tobat dan Mukmin yang Kaya</strong><br />
	Imam al-Jawad mengajak pada jalan tobat dan menjelaskan caranya. Beliau meriwayatkan dari Imam Ali as, “Tobat itu berdiri atas tiga tiang: penyesalan hati, istighfar dengan lisan, amal dengan anggota-anggota badan dan tekad untuk tidak mengulangi (perbuatan dosa).”<br />
	“Tiga perkara yang menyampaikan hamba kepada keridhaan Allah: banyak istighfar, tawadu, dan banyak sedekah.&#8221;<br />
“Mukmin yang kaya adalah yang tidak bergantung pada manusia”</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/495/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=495&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/18/nasehat-nasehat-imam-muhammad-al-jawad-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/imam_taki-148x193.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Imam_Taki-148x193</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doa Lelaki dengan Mata Berkaca-kaca</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/17/doa-lelaki-dengan-mata-berkaca-kaca/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/17/doa-lelaki-dengan-mata-berkaca-kaca/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 03:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[
Tuhan, ampuni aku yang menjalani kemiskinan
dengan ketakrelaan
Ampuni aku yang cita-citanya rendah
Ampuni aku yang nafsunya besar hartanya kurang
yang bacaannya filsafat, tapi hatinya tetap sesat
yang jadikan pelajaran irfan semata hiburan
yang nerjemahin buku-buku akhlak tapi pekertinya
rusak
(puisi jadul, 2004)
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=489&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/tangisan.jpg"><img src="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/tangisan.jpg?w=82&#038;h=124" alt="" title="tangisan" width="82" height="124" class="alignnone size-full wp-image-491" /></a></p>
<p>Tuhan, ampuni aku yang menjalani kemiskinan<br />
dengan ketakrelaan<br />
Ampuni aku yang cita-citanya rendah<br />
Ampuni aku yang nafsunya besar hartanya kurang<br />
yang bacaannya filsafat, tapi hatinya tetap sesat<br />
yang jadikan pelajaran irfan semata hiburan<br />
yang nerjemahin buku-buku akhlak tapi pekertinya<br />
rusak</p>
<p>(puisi jadul, 2004)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/489/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/489/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/489/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=489&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/17/doa-lelaki-dengan-mata-berkaca-kaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/tangisan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tangisan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Dunia</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/16/486/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/16/486/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 11:05:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadis Hari Ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=486</guid>
		<description><![CDATA[Dalam salah satu petuahnya Rasulullah SAW bersabda;
&#8220;Dunia selalu berubah-ubah. Jika sudah menjadi bagianmu ia akan datang kepadamu meski engkau lemah. Dan jika menjadi musibah bagimu, engkau tidak akan mampu menolaknya meski engkau kuat. Barangsiapa putus harapannya atas apa yang telah berlalu maka ia telah menenangkan dirinya. Dan barangsiapa rela dengan apa yang telah Allah tentukan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=486&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dalam salah satu petuahnya Rasulullah SAW bersabda;<br />
&#8220;Dunia selalu berubah-ubah. Jika sudah menjadi bagianmu ia akan datang kepadamu meski engkau lemah. Dan jika menjadi musibah bagimu, engkau tidak akan mampu menolaknya meski engkau kuat. Barangsiapa putus harapannya atas apa yang telah berlalu maka ia telah menenangkan dirinya. Dan barangsiapa rela dengan apa yang telah Allah tentukan, maka ia berbahagia.&#8221; (<em>Tuhaf al-Uqul </em>halaman 40)</p>
<p>Kata <em>‘duwal&#8217; </em>dalam hadis ini bermakna sesuatu yang bergilir. Fenomena dunia selalu mengalami perubahan. Jangan sampai kita beranggapan bahwa harta, kedudukan, sarana, kesehatan dan kebugaran yang kita miliki saat ini akan selamanya kekal. Tidak demikian. Sebab mungkin saja semua itu akan diambil dari tangan kita. Yang dimaksud dengan kata ‘dunya&#8217; dalam sabda beliau ini, adalah dunia yang dicela. Dunia di sini adalah dunia yang membuat manusia dan hawa nafsunya rakus untuk mendapatkan dan menguasainya, bukan dunia yang memberikan kesempatan bagi manusia untuk menghias diri dengan kemuliaan dan kebaikan akhirat, bukan pula hal-hal yang semua orang diperintahkan untuk mencarinya, juga bukan pekerjaan membangun dan memakmurkan kehidupan dunia ini.[] source: www.khamenei.ir)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/486/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/486/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/486/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=486&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/16/486/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membaca Hujan</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/16/membaca-hujan/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/16/membaca-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 09:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=482</guid>
		<description><![CDATA[
Aku membaca hujan
dengan tafsir kegelisahan
dengan karya Ibn &#8216;Arabi
tetapi tak ada jawaban
yang kuharap memuas hati
sebentuk asmara yang terpendam
(puisi jadul, tahun 2004)
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=482&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/hujan.jpg"><img src="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/hujan.jpg?w=113&#038;h=116" alt="" title="hujan" width="113" height="116" class="alignnone size-full wp-image-493" /></a><br />
Aku membaca hujan<br />
dengan tafsir kegelisahan<br />
dengan karya Ibn &#8216;Arabi<br />
tetapi tak ada jawaban<br />
yang kuharap memuas hati<br />
sebentuk asmara yang terpendam</p>
<p>(puisi jadul, tahun 2004)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/482/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/482/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/482/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=482&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/16/membaca-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fajartimur.files.wordpress.com/2009/11/hujan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hujan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Adab Berteman dan Masalah Suap</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/12/tentang-adab-berteman-dan-masalah-suap/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/12/tentang-adab-berteman-dan-masalah-suap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 06:41:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadis Hari Ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[1. Imam Jafar: Jika kau ingin mendapatkan cinta tulus sahabatmu, jangan permainkan dia, jangan mengritiknya, jangan mengecamnya, jangan membantahnya, dan jangan menghinanya (Bihar al-Anwar, 78:291 (6/11/&#8217;09 ; 09:31:48)
2. Nabi saw: Allah melaknat orang yang menyuap, yang disuap, dan penghubung yang berjalan di antara keduanya. (Kanzul Ummal 1508) (9/11/&#8217;09; 11:03:07)
3. Imam Ali: Ghuruurul Amal, yufsidul &#8216;amal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=480&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1. Imam Jafar: Jika kau ingin mendapatkan cinta tulus sahabatmu, jangan permainkan dia, jangan mengritiknya, jangan mengecamnya, jangan membantahnya, dan jangan menghinanya (Bihar al-Anwar, 78:291 (6/11/&#8217;09 ; 09:31:48)<br />
2. Nabi saw: Allah melaknat orang yang menyuap, yang disuap, dan penghubung yang berjalan di antara keduanya. (Kanzul Ummal 1508) (9/11/&#8217;09; 11:03:07)<br />
3. Imam Ali: Ghuruurul Amal, yufsidul &#8216;amal. Tipuan angan-angan merusak peribadatan (Ghurar al-Hikam) (13/11/&#8217;09; 09:32:43)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/480/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/480/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/480/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=480&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/12/tentang-adab-berteman-dan-masalah-suap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Perhatian pada Hawa Nafsu, Makna Takwa, dan Memaafkan Ketergelinciran Orang</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/04/tentang-perhatian-pada-hawa-nafsu-makna-takwa-dan-memaafkan-ketergelinciran-orang/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/04/tentang-perhatian-pada-hawa-nafsu-makna-takwa-dan-memaafkan-ketergelinciran-orang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 04:12:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadis Hari Ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=478</guid>
		<description><![CDATA[1. Nabi saw: Barangsiapa yang perhatian utamanya hanya memuaskan hawa nafsu, ia tidak akan pernah merasakan kelezatan iman. (Tanbihul khawathir, 357) (28/10/2009; 12:04:49)
2. Nabi saw: Seluruh makna takwa disimpulkan dalam ayat &#8220;Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu berbuat adil dan berbuat baik.&#8221; (an-Nahl: 90) (Mizan al-Hikam; 10:659) (23/10/2009; 09:33:10)
3. Nabi saw: Maafkanlah ketergelinciran orang-orang yang salah, nanti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=478&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1. Nabi saw: Barangsiapa yang perhatian utamanya hanya memuaskan hawa nafsu, ia tidak akan pernah merasakan kelezatan iman. (Tanbihul khawathir, 357) (28/10/2009; 12:04:49)<br />
2. Nabi saw: Seluruh makna takwa disimpulkan dalam ayat &#8220;Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu berbuat adil dan berbuat baik.&#8221; (an-Nahl: 90) (Mizan al-Hikam; 10:659) (23/10/2009; 09:33:10)<br />
3. Nabi saw: Maafkanlah ketergelinciran orang-orang yang salah, nanti Allah akan melindungimu (dengan maaf itu) dari takdir yang buruk. (Tanbih al-Khawathir 360) (9/10/2009; 09:33:02) </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/478/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/478/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/478/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=478&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/11/04/tentang-perhatian-pada-hawa-nafsu-makna-takwa-dan-memaafkan-ketergelinciran-orang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Makna Takwa, Memaafkan Kesalahan, dan Memerintahkan Kebaikan Meski Belum Sempurna</title>
		<link>http://fajartimur.wordpress.com/2009/10/23/tentang-makna-takwa-memaafkan-kesalahan-dan-memerintahkan-kebaikan-meski-belum-sempurna/</link>
		<comments>http://fajartimur.wordpress.com/2009/10/23/tentang-makna-takwa-memaafkan-kesalahan-dan-memerintahkan-kebaikan-meski-belum-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 08:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amuli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hadis Hari Ini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajartimur.wordpress.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[1. Nabi saw: Seluruh makna takwa disimpulkan dalam ayat Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk berbuat adil dan berbuat baik (QS an-Nahl: 90). (Mizanul Hikmah, 10:659) (23-10-&#8217;09 ; 09:33:10)
2. Nabi saw: Maafkanlah ketergelinciran orang-orang yang salah, nanti Allah akan melindungimu (dengan maaf itu) dari takdir yang buruk. (Tanbih al-Khawatir 360) (9-10-&#8217;09 ; 09:33:02)
3. Nabi saw: Perintahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=476&subd=fajartimur&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1. Nabi saw: Seluruh makna takwa disimpulkan dalam ayat <em>Sesungguhnya Allah memerintahkan kamu untuk berbuat adil dan berbuat baik</em> (QS an-Nahl: 90). (Mizanul Hikmah, 10:659) (23-10-&#8217;09 ; 09:33:10)<br />
2. Nabi saw: Maafkanlah ketergelinciran orang-orang yang salah, nanti Allah akan melindungimu (dengan maaf itu) dari takdir yang buruk. (Tanbih al-Khawatir 360) (9-10-&#8217;09 ; 09:33:02)<br />
3. Nabi saw: Perintahkan kebaikan walaupun kamu tidak bisa menjalankan semuanya. Larang orang berbuat munkar walaupun kamu tidak menjauhi seluruhnya. (Kanz al-Ummal 5522) (7-10-&#8217;09 ;16:57:14)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fajartimur.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fajartimur.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fajartimur.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fajartimur.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fajartimur.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fajartimur.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fajartimur.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fajartimur.wordpress.com/476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fajartimur.wordpress.com/476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fajartimur.wordpress.com/476/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fajartimur.wordpress.com&blog=2119385&post=476&subd=fajartimur&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajartimur.wordpress.com/2009/10/23/tentang-makna-takwa-memaafkan-kesalahan-dan-memerintahkan-kebaikan-meski-belum-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e35866cfb0f5f350dabed93c47220697?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">amuli</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>