Kamu pipa air yang kering dan aku hujannya/kamu kota yang hancur dan aku arsiteknya/tanpa khidmat padaku sang mentari suka cita/kamu takkan pernah mencicipi bahagia. (Jalaluddin Rumi) (28-3-2007; 07:30:05)
Halaman
Arsip
a
Tulisan Terakhir
Tulisan Teratas
- Ibn 'Arabi tentang Belajar Memberi
- Mulla Shadra: Riwayat Hidup dan Karakter
- Tentang Orang Paling Arif, Tanda Orang Fasik, dan Niat Jahat Sebabkan Amal Tidak Diterima
- ABDUL HADI WM: "KEBUDAYAAN ISLAM ITU BUKAN KEBUDAYAAN ARAB"
- "15 Dosa dan Kecurangan Ahmadinejad"
- 10 Cara Membantu Hamas-Palestina dan Hizbullah-Libanon
- Tentang Nabi dalam Bergaul, Cara Memperbanyak Rezeki, dan Manusia Terbaik
- Hadis Qudsi tentang Ahli Dunia, Isa, dan Musa
- The Perfect Man According to Taoism and Its Relevance with Sufism: A Brief Survey
- RAJAB: KAMPANYE DOA ”NADI ’ALIYYAN”
Komentar Terakhir
| amuli di Asal-usul Alam Semesta | |
| ian di Asal-usul Alam Semesta | |
| SR4Y4 LWat di About Fajar Timur | |
| Yoseph di Penyakit Kanker Sudah Tidak Be… | |
| David Pasaribu di Bekerja Efektif Seirama O… |
Blogroll
link
Klik tertinggi
Blog Stats
- 23,327 hits
0 Tanggapan ke “Puisi Rumi”