1. Nabi saw: Jangan persekutukan Tuhan, jangan durhaka kepada orang tua, jangan sakiti sesama manusia, temui setiap orang dengan muka ceria, dan berikan kepadanya kelebihan rezekimu. (al-Kanz) (2-1-2008; 09:30:05)
2. Imam Husain as: Jangan lakukan pembenaran akan kesalahanmu karena orang mukmin tidak berbuat buruk dan tidak membenarkannya; sedangkan orang munafik setiap hari berbuat buruk dan membenarkannya. (14-2-2007; 07:30:08)
3. Nabi saw: Tanda-tanda orang jahil: ia susahkan kamu waktu bersamamu, mengecammu waktu berpisah darimu, menggerutu waktu memberimu, tidak bersyukur waktu kauberi, berkhianat waktu kauamanati. (21-2-2007; 07:30:05)
Tentang Habluminallah, habluminannas, larangan melakukan pembenaran atas kesalahan, dan tanda-tanda orang jahil
Januari 3, 2008 pada 2:33 am (Hadis Hari Ini)
awan sundiawan berkata,
Januari 7, 2008 pada 8:40 am
Saya masih termasuk orang jahil (bodoh). Trims atas pencerahannya
azia berkata,
Januari 11, 2008 pada 8:51 am
assalamualaikum
mudah mudahan apa yang anda sampaikan tidak sekedar kaburomaktan
dan bisa bermanfaat bagi orang lain
ALLAHU AKBAR!
amuli berkata,
Januari 11, 2008 pada 8:55 am
Wa ‘alaykumussalam. Terima kasih atas komentarnya. Saya dan Anda tentunya ingin mengarah ke sana, bukan?
ekan berkata,
Oktober 23, 2009 pada 7:53 am
mnurtq takdir seseorng itu sesuatu ap yg tlh trjd……………../