Arif Mulyadi
Asyhadu annaka aqamtash-shalâta
Wa âtaytaz-zakâta
Wa amarta bil-ma`rûf(i)
Wa nahayta ‘anil-munkar(i)
Wa atha’tallâhi wa rasûlahu hatta âtâkal-yaqîn(u)…
SALAH satu ajaran Islam yang dianjurkan untuk terus dihidupkan adalah berziarah, baik langsung ataupun tidak, kepada wali-wali Allah. Akar kata ziarah itu sendiri adalah zâra, dengan bentukan berikutnya yazûru-ziyâratan, yang arti generiknya ‘mengunjungi’. Kata mengunjungi meniscayakan adanya pertemuan antara dua belah pihak dan salah satu adab bertemu adalah ucapan salam seperti assalâmu ‘alayka/ki/kum, yang diucapkan si pihak yang ingin bertemu kepada orang yang dikunjunginya. Jadi, dari awal si peziarah sudah menyampaikan doa keselamatan kepada orang yang dikunjunginya. Lanjutkan membaca ‘Signifikansi Ziarah dalam Peringatan Kesyahidan Imam Husain’






Komentar Terakhir